Gaya Hidup

Gelar 420 Event, Jatim Genjot Kunjungan Wisatawan

Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur membuat 420 event guna mendongkrak kunjungan pariwisata ke Jawa Timur. Event tersebut diantaranya merupakan kegiatan tahunan seperti 7 event yang sudah menjadi andalan Provinsi Jawa Timur selama ini. Ketujuh event tersebut diantaranya Banyuwangi Ethno Carnival, Jazz Gunung Bromo, Jember Fashion Carnival, Malang Flowers Carnival dan Grand Final Karapan Sapi.

“Tak hanya even pariwisata, sejumlah kegiatan promosi pariwisata juga digelar pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tujuannya untuk mengundang para wisatawan domestik maupun mancanegara ini,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi jawa Timur, Sinarto, dalam sambutannya di acara Malam Anugerah Budaya dan Pariwisata Jawa Timur 2019 di Harris Hotel dan Convention, Gubeng, Surabaya, Jumat (6/12/2019).

Tak hanya itu, Dinas Pariwisata juga merangkul sejumlah media maupun youtuber dan selebgram untuk mendongkrak promosi wisata. Seperti yang diketahui pariwisata di Gunung Bromo, pariwisata di Banyuwangi, pariwisata karapan sapi di Madura, dan pariwisata seperti di Jember. Itu semua merupakan wilayah wisata yang terus didongkrak kunjungannya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, pemerintah perlu melakukan perbaikan sektor pariwisata di Gunung Bromo, Tengger dan Semeru. Tak hanya sektor kegiatan budaya dan pariwisata, akses jalan juga terus diperbaiki.

“Provinsi bisa meberikan apresisasi setinggi-tingginya kepada kreator event pariwisata. Kita juga berharap seluruh pelaku wisata di Jatim agar memiliki tekat dan komitmen meningkatkan wisata terutama infrastruktur memadai. Bromo, Tengger dan Semeru merupakan taman nasional. Ini perlu dilakukan perbaikan infrastruktur. Sebab banyak yang kesulitan terutama wisatawan saat hendak menikmati sunrise,” paparnya.

Dalam sambutannya Khofifah juga menyebutkan, pekerjaan rumah terpenting bagi pelaku wisata di Jatim adalah bagaimana bisa menyiapkan wisatawan mancanegara. Minimal dua hari di Jatim dari sebelumnya yakni hanya sehari saja. “Jadi 10 hari wisatawan ke Indonesia itu tinggal di Bali, sehari di Bromo dan dua hari ke Lombok. Nah kita harapkan wisman ini bisa menambah sehari saja tuk tinggal di Jatim. Itulah yang harus kita capai,” tandasnya. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar