Gaya Hidup

Gelang Bercahaya Aurora Ini Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Perhiasan bercahaya aurora koleksi Goldmart.

Malang (beritajatim.com) – Dunia fashion semakin digandrungi para sosialita Malang Raya. Perhiasan menjadi hal yang tidak bisa terpisahkan dalam tren mode di era milenial ini. Beragam jenis perhiasan terus dimodifikasi, agar para wanita tidak bosan dengan model yang biasa.

Salah satu perusahaan perhiasan Goldmart, termasuk perusahaan yang rajin merilis model perhiasan terbaru. Paling baru adalah perhiasan bercahaya aurora. Perhiasan dibuat gemerlap, seperti fenomena aurora di Skandinavia ini dikeluarkan oleh Goldmart untuk menyambut liburan akhir tahun.

Area Manager Goldmart IGA, Komang Widariani mengatakan, koleksi terbaru ini dibuat segerlap mungkin. Bling-bling yang ditampakan digambarkan seperti sinar matahari di langit dataran Skandinavia. Katanya, pancaran sinar bling-bling ini adalah berlian pilihan.

“Kita mengeluarkan barang yang bling-bling bagaimana sinar aurora itu terlihat. Modelnya ini lebih besar dan menekankan bagaimana sinar Aurora itu memancarkan di setiap perhiasan yang kita hadirkan ini. Khas elegan dan mewah bertabur berlian akan membuat pemakainya semakin terkesan cemerlang, berkilau, seperti cahaya Aurora,” kata Komang, Senin, (25/11/2019).

Komang mengatakan, berlian edisi aurora terdiri dari anting, cincin, gelang, kalung dan aksesoris lainnya. Harga yang dijual pun beragam. Mulai dari Rp10 juta hingga Rp300 juta. Paling mahal adalah gelang, karena berlian terpasang penuh melingkar. Gelang inilah yang dibandrol dengan harga Rp300 juta.

Komang mengatakan, bisnis perhiasan belakangan ini terjadi pergesaran daya beli. Bila beberapa tahun lalu konsumen banyak membeli perhiasan berharga ratusan juta. Kini konsumen lebih memilih membeli perhiasan seharga puluhan juta. Namun, presentase jumlah penjualan cincin puluhan juta lebih banyak.

“Target ada, tapi kita tahu ekonomi makro saat ini menurun, tetapi tanggapannya luar biasa. Dalam setahun terakhir, mereka lebih mempertimbangkan tidak membeli barang mahal tapi beli harga Rp5 juta sampai Rp20 juta,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar