Gaya Hidup

Gandeng BPSDM Jatim

Forikan Adakan Lomba Masak Bahan Ikan

Surabaya (beritajatim.com) – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Jatim menggandeng Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim mengadakan Lomba Masak Bahan Ikan dalam memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

Selama pandemi Covid-19, konsumsi masyarakat atas ikan di Jatim naik hingga 10 persen. Kenaikan konsumsi ikan tersebut karena pasokan ikan yang melimpah. Akibatnya, harga di pasaran menjadi turun.

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Jatim, Arumi Bachsin mengatakan, penurunan harga ikan tersebut akibat kran ekspor produk ikan dari Indonesia, terutama dari Jatim masih tertutup akibat pandemi. “Warga yang sebelumnya tidak makan ikan karena mahal, sekarang makan ikan. Dan, sekarang pilihannya banyak. Mau ikan yang mahal ikan yang murah, gizinya sama,” kata Arumi ‘Lomba Masak Bahan Ikan’ di kantor BPSDM Jatim, Senin (24/8/2020).

Istri dari Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak ini menambahkan, pada saat Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) beberapa waktu lalu, banyak ikan berkualitas ekspor tidak bisa dijual ke luar negeri. Sehingga, ikan-ikan tersebut terpaksa dijual di dalam negeri dengan harga jauh lebih murah. “Pada April lalu, saya sudah memprediksi angka konsumsi ikan warga Jatim akan naik. Ya akibat pandemi dimana harga ikan cenderung murah,” imbuhnya.

Terkait konsumsi ikan, Arumi menyebutkan bahwa, tingkat konsumsi ikan di Jatim saat ini mencapai 40 kg per kapita per tahun. Angka itu masih jauh di bawah target nasional yang berada dikisaran 54 kg per kapita per tahun. “Kalau ditanya target, kami inginkan yang setinggi-tingginya. Di Jepang misalnya, tingkat konsumsi ikannya mencapai 70 kg per kapita per tahun,” pungkas Arumi. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar