Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Fakta mengenai kepribadian ambivert 

Pixabay.com

Surabaya (beritajatim.com) – Seringkali Mendapat banyak pertanyaan, apakah anda seorang Introvert atau ekstrovert. namun bagi sebagian orang ini adalah pilihan yang mudah tetapi kebanyakan dari kita sulit untuk memilih salah satunya.

Sulit untuk memilih karena dikotomi Introvert dan ekstrovert mencerminkan pandangan kepribadian yang lelah dan ketinggalan zaman. adapun ciri-ciri kepribadian di sepanjang kontinum sebagian besar dari kita bukanlah Introvert atau ekstrovert, melainkan berada ditengah-tengah atau sepanjang zaman yang disebut ambivert.

Membahas tentang kepribadian, kepribadian itu sendiri merupakan seperangkat referensi dan kecenderungan yang stabil yang melalui pendekatan dunia, adapun ciri-ciri kepribadian seseorang mulai  terbentuk pada usia dini dan ditetapkan pada masa dewasa awal.

Kontinum di antara Introversi dan Ekstroversi menilai kepribadian adalah salah satu hal yang paling penting. padahal hal ini bisa mengganggu diri kita, yaitu didorong untuk mengkategorikan diri dengan berbagai cara yang didasarkan ada kekuatan dan kelemahan kritis, yang pada umumnya terkait dengan masing-masing jenis kepribadian itu sendiri.

Dalam Membahas Ambivert juga mengingatkan sebuah penemuan yang  pernah dilakukan dan dipelajari oleh Adam grant di Wharton, di mana yang pertama ia temukan bahwa dua pertiga orang tidak mengidentifikasi diri dengan kuat sebagai Introvert atau ekstrovert. Melainkan orang- orang tersebut disebut Menyebutnya sebagai ambivert yang memiliki kecenderungan Introvert dan ekstrovert Dan mencondong ke arah yang sangat bervariasi dan tergantung pada situasi.

Kepribadian ambivert memiliki keunggulan berbeda dibanding kepribadian lainnya yaitu Introvert dan ekstrovert sejati. Karena kepribadian mereka tidak terlalu condong ke dua arah dan mereka juga memilih menyesuaikan pendekatan mereka terhadap orang berdasarkan situasi. Hal inilah yang memungkinkanmereka bisa terhubung lebih mudah dan lebih dalam dengan lebih banyak variasi orang.

Penelitian yang dilakukan grant juga membantah anggapan yang kuat yang dipegang secara luas, yaitu bahwa tenaga penjualan yang berkinerja terbaik adalah seseorang yang memiliki kepribadian ekstrovert. Karena ia menemukan bahwa fleksibilitas sosial Ambivert jauh lebih besar memungkinkan mereka untuk menjual lebih banyak daripada kelompok jenis lain, mereka mampu menggerakkan 51% lebih banyak produk perjam daripada rata-rata tenaga penjual. [ptr/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar