Gaya Hidup

Dua Putra Terbaik Kabupaten Malang Juara Favorit Pesona Batik Nusantara 2021

Malang (beritajatim.com) – Dua putra terbaik dari Kabupaten Malang, keluar sebagai Juara Favorit Pesona Batik Nusantara 2021. Kedua putra terbaik yang mewakili Kabupaten Malang diajang Pesona Batik tingkat Nasional itu yakni Dandy Krisna Megantara dan Riza Krisna Dewantara.

Di bawah naungan Banteng Kreatif Comunity atau BK.Co, kedua remaja yang masih duduk di bangku SLTP itu, mendapatkan prestasi terbaiknya pada gelaran Grand final Pesona Batik Nusantara di Hall Hotel Luminor-Jakarta, Minggu (4/4/2021) kemarin.

Dandy, panggilan akrab siswa pelajar SMP Negeri 4 Kepanjen kelas IX tersebut, dinobatkan sebagai Juara Favorite pilihan dewan juri. Sejak sesi pemotretan, Dandy sudah mencuri perhatian dewan juri.

”Dandy memang sejak sesi pertama hingga gelaran final sudah mencuri perhatian para dewan juri, ini sekaligus talenta Kabupaten Malang dibawah naungan dan didikan Banteng Kreatif sangat diperhitungkan,” terang Dwi Juniarto, Sekretaris BK.Co yang turut serta mendampingi peserta selama di Jakarta, Senin (5/4/2021) siang.

Sedangkan Riza krisna Dewantara, yang merupakan adik kandung Dandy, sama-sama dari SMPN 4 Kepanjen, sukses menyabet gelar icon sebagai peserta berbakat.

Prestasi ini cukup prestise bagi Riza. Mengingat, event Pesona Batik Nusantara 2021 ini adalah event perdana bagi keduanya di pentas Nasional.

Apalagi jika dilihat dari kondisi pandemi dengan persiapan dan dukungan yang minim. Namun keduanya, tetap bersemangat membawa nama batik dari Kabupaten Malang sebagai Duta Pesona Batik Nusantara 2021.

“Malang adalah kandangnya para kreator dan kali ini meskipun dengan persiapan dan dukungan minim, kami tetap berkomitmen memperkenalkan batik Kabupaten Malang ke pentas Nasional. Dan tidak kalah dengan daerah-daerah penghasil batik yang lebih dulu,” papar Dwi Indra Fitriyo Budi, Koordinator Bateng Kreatif.Co sekaligus Owner Batik Tulis Lintang ini.

Kata Indra, keduanya selama penjurian, harus bersaing dengan ratusan peserta yang jika dilihat, kebanyakan lebih berpengalaman dan dari kota-kota besar di Indonesia.

“Prestasi ini adalah bonus dari kerja keras, yang paling utama kami bangga mengenalkan batik asli Kabupaten Malang ke pentas Nasional. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada bapak Bupati Malang dan khususnya bapak Wakil Bupati Malang yang terus memantau kami selama ajang ini,” tambah Indra.

Indra melanjutkan, dirinya juga mengusulkan agar event seperti Pesona Batik Nusantara, bisa diadopsi sebagai ajang pamungkas untuk beragama jenis batik dari Kabupaten Malang.

“Ini acara yang bagus dan bisa diadopsi buat ajang se Kabupaten Malang untuk para pembatiknya sekaligus sebagai ajang puncak dari pembinaan pembatik setiap tahunnya,” pungkas Dwi Indra.

Indra menambahkan, event batik ini semoga bisa menjadi ajang promosi dari pembatik untuk dikenal dan membuka peluang pasar selepas pandemi ini untuk bisa bangkit lagi.

“Semoga Perbup tentang batik tulis malangan segera diterbitkan, seperti janji dari Bupati dan Wakil Bupati Malang, HM Sanusi dan Didik gatot subroto ketika masa kampanye,” pungkas Indra. [yog/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar