Gaya Hidup

Disparbud Lumajang Penuhi Target Pendapatan 2018

Lumajang (beritajatim.com) – Pendapatan dari sektor obyek wisata yang dikelola Dinas Pariwistaa dan Kebudayaan Lumajang mampu melebihi target di tahun 2018. Hal ini disebabkan peningkatan pelayanan fasilitas seperti permainan, rumah makan, dan toilet.

“Alhamdulillah, target pendapatan memenuhi,” ujar Kadisparbud, Deni Rohman pada beritajatim.com, Selasa (15/1/2019).

Menurut dia, sektor pelayananan pada pengunjung menjadi syarat utama dan perbaikan pada prasarana. Sehingga wisatawan mendapat informasi serta pelayanan terbaik.

“Tahun 2017, Selokambang ada perbaikan, 2018 sudah bisa dinikmati dan pedagang ada di satu kawasan,” jelasnya.

Data dihimpun di Disparbud, Selokambang ditarget Rp. 1.450.000.000 terpenuhi target pendapatan menjadi Rp. 1.757.000.000 di tahun 2018., Water Park target Rp. 750.000.000 menjadi Rp. 784.440.000. Segita Ranu Rp. 75.000.000 menjadi Rp. 150.336.000.

“Lonjakan pendapatan di Ranu Klakah ada permainan boat dan tempat wisata kuliner,” jelasnya.

Namun, Disparbud juga mengaku ada penurunan pendapatan di Tempat Wisata Pantai Tempursari dikarenakan terjangan ombak pantai selatan.

“Di sana kita bukan hanya menurun pendapatan, tapi rugi disebabkan kerusakan bangunan milik kami,” pungkasnya.

Disparbud di tahun 2018 ditarget pendapatan retribusi obyek wisata mencapai Rp. 2.550.000.000 dan terpenuhi Rp. 2.779.623.500. [har/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar