Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Di Usia ke-76, RRI Siapkan Big Data, Pemirsa Bisa Cari Siaran Bersejarah

Kepala LPP RRI Malang, Yanto.

Malang (beritajatim.com) – Radio Republik Indonesia (RRI) merayakan ulang tahunnya yang ke 76. Di Kota Malang perayaannya digelar secara terbatas khusus karyawan. Para tamu undangan hanya mengucapkan selamat lewat daring atau rekaman video.

Di usia yang sudah 76 RRI mencoba mengaktualisasikan diri mengikuti perkembangan zaman di era digitalisasi. Mereka tidak lagi mengandalkan radio sebagai penyiaran teritorial tetapi mereka juga membuat berita online dan membuat RRI net.

“Kami mengandalkan platform radio penyiaran teritorial tetapi kita juga terus mengembangkan RRI.co.id atau RRI online kemudian RRI net radio yang di visualkan,” kata Kepala LPP RRI Malang, Yanto, Sabtu, (11/9/2021).

Yanto mengatakan, RRI terus mengembangkan digitalisasi berbasis big data bernama sistem pelacak ragam informasi news terkini (Sprint). Big data ini semacam google. Pemirsa RRI bisa mencari berita atau dialog bersejarah mulai tahun 1945 hingga 2021.

“Digitalisasi data yang semua berbasis kepada kemampuan data yang nantinya akan menjadi sumber berita semuanya produk RRI. Mulai dari teks atau naskah suara atau audio dan hasil siaran data RRI sejak 1945 sampai 2021 sekarang di semua daerah. Semoga rri bisa bersaing dan bermanfaat untuk masyarakat luas,” ujar Yanto.

Yanto mengungkapkan, setiap stasiun RRI di daerah akan mengirimkan datanya ke RRI pusat untuk disusun di Sprint. Mulai dari dialog hingga berita dari masa ke masa. Data-data bersejarah ini akan diunggah. Platform ini terbuka untuk umum, semua bisa mengakses karya RRI sejak puluhan tahun lalu.

“Karena kita melihat ada produk RRI yang diambil pihak lain dan diupload ke publik termasuk contohnya pidato G30S PKI itu di share di ekpos orang lain dan antusiasnya tinggi. Itu data RRI yang sudah dimiliki arsip nasional,” imbuh Yanto.

“Kemudian seperti lagu jaman dulu, kroncong, kita pernah jaya di udara dengan sandiwara radio butir-butir laut. Kemudian Seperti siaran langsung piala Thomas kalau di ekspos lagi saya yakin akan mendapat share yang luar biasa dari pemirsa,” tandasnya. [luc/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar