Gaya Hidup

Di Tengah Pandemi, Desainer Baju Muslim Ini Tetap Bertahan

Surabaya (beritajatim.com) – Ditengah pandemi desainer Busana Muslim Lia Afif tak berhenti berkarya, kini ia mencoba untuk mengeksplorasi kekayaan keindahan alam Indonesia melalui karya desain fashionnya.

Kekayaan wastra budaya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan perjalanan ini atas undangan Balai Taman Nasional Kelimutu bersama Photojourney Series, dengan mengambil tema  Kelimutu Photo Journey.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara kegiatan fotografi, wisata, dan fesyen.  Sempat terlintas mengenai kondisi pandemi, namun karena lokasi terletak di area terbuka yang luas dengan hamparan tanaman dan hutan kecil yang menjadi bagian dari Taman Nasional Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur ini, maka Lia Afif dan tim sepakat untuk ikut dalam kegiatan itu.

“Saya beserta tim akhirnya sepakat untuk melakukan kegiatan istimewa ini,” kata Lia.

Selama dua hari Lia mengekplorasi Taman nasional Kelimutu, semangatnya  untuk terus menggeliatkan dunia fesyen di Tanah Air  yang tentunya akan ikut mengangkat potensi kain tradisional daerah.

Untuk mengenal lebih dalam tentang potensi kain daerah dan keramahan warga, selama dua malam, ia tinggal bersama dengan penduduk Desa Nggela dan Waturaka keramahan warga setempat menjadi pengalaman tersendiri. Selanjutnya ia juga berkunjung ke pengrajin tenun ikat, berjumpa dengan warga Desa Saga.

“Mengenal dan mengeksplorasi Wastra Nusantara dan kebudayaan asal kain tersebut akan menjadi inspirasi saya untuk rangkaian koleksi selanjutnya,” ungkapnya..

Meski masih dalam situasi pandemi, namun misi dan visi Lia Afif mengembangkan dan mengenalkan Wastra Nusantara kepada para penikmat fesyen tanah air dan mancanegara tidak akan surut.

Justru kondisi seperti saat ini, teman-teman pengrajin wastra harus makin  jeli menangkap peluang dan mau mengeksplorasi keinginan atau kebutuhan para penikmat fesyen.

Lia juga membagikan pengalaman selama menekuni dunia fesyen kepada  para pengrajin tenun ikat, terutama fesyen busana muslim yang selalu mengangkat potensi wastra Nusantara. “Banyak pengalaman  disini yang dapat saya bawa ke dalam desain saya berikutnya,” tandasnya.[way/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar