Gaya Hidup

Di Malang Jaringan Hotel OYO 3 Menit Sekali Dipesan Orang

Malang(beritajatim.com) – Bisnis Hotel OYO di Malang menyasar hotel tradisional atau konvensional. Dalam waktu 7 bulan, lebih dari 50 properti telah bergabung sebagai mitra OYO di Malang. Wilayah ini dipilih karena Pemda Malang Raya gencar mewujudkan Kota Ramah Wisatawan.

Region Head Java OYO Indonesia, Bayu Seto mengatakan, geliat industri perhotelan Malang makin tumbuh dengan kenaikan okupansi hotel OYO capai 95% dan kenaikan revenue per available room 2,5 kali. Rata-rata pendapatan hotel naik hampir 3 kali lipat.

“OYO memiliki misi untuk mentransformasi hotel lokal menjadi akomodasi berkualitas dengan harga kompetitif, serta menjamin tingkat kepuasan pelanggan dengan menghadirkan pengalaman menginap yang berkualitas dan terstandarisasi. Kami membantu mitra pemilik hotel kecil dan menengah untuk mengelola propertinya dari hulu sampai hilir meliputi aspek teknologi, bisnis, dan transformasi properti, dengan kemampuan operasional terbaik, mulai dari sistem manajemen pendapatan, teknologi pemesanan, kontrol kualitas, jangkauan pemasaran, hingga AI (kecerdasan buatan) yang efisien,” papar Bayu, Jumat, (2/8/2019).

Bayu mengungkapkan, selama kuartal II 2019, pemesanan kamar OYO terjadi setiap 3 menit sekali. Menurutnya, layanan dan fasilitas yang terstandarisasi, proses check in hingga check out yang mudah, praktis dan cepat, itulah yang dipilih oleh para konsumen.

“Okupansi 90 persen lebih Malang market yang sangat berpotensi. 3 menit sekali selalu ada orang pesan,” tandasnya.

Selain itu, OYO juga membidik kelas milenial yang gemar berwisata. Sebah, harga yang ditawarkan dianggap terjangkau. Selain itu, fasilitas yang wajib dimiliki OYO untuk menggaet milenial adalah tempat yang bersih, jaringan internet atau wifi dan dekat dengan lokasi wisata. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar