Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Dapat Turunkan Berat Badan, Ini Manfaat Mengunyah Makanan Sebanyak 32 Kali

tirachard-kumtanom, pexels

Surabaya (beritajatim.com) – Pernahkah Anda mendengar anjuran untuk mengunyah makanan sebanyak 32 kali? Walaupun studi yang mendukung kasus ini masih langka, namun banyak manfaat yang tersembunyi jika Anda mengikuti anjuran tersebut

Seperti dilansir dari The Well Nest, Senin (27/9/2021) konsep mengunyah makanan sebanyak 32 kali ini datang dari seorang pria bernama Horace Fletcher. Ia merupakan pecinta makanan dan pakar kesehatan populer yang menyatakan bahwa mengunyah sebanyak 32 kali dapat memperpanjang umur. Nah berikut ini beberapa manfaat lain yang Anda peroleh dari mengunyah sebanyak 32 kali:

 

Dapat mempermudah pencernaan

Pencernaan makanan dimulai dari mulut, dan mengunyah makanan merupakan cara pertama tubuh Anda untuk memecah makanan menjadi energi. Kombinasi enzim dalam air liur dengan gerakan mengunyah dan menggiling makanan di mulut, membantu Anda memecah makanan menjadi potongan-potongan kecil. Potongan-potongan itu kemudian berjalan melalui kerongkongan ke dalam perut.

Pada saat ini, makanan sudah mulai terurai menjadi beberapa bagian, seperti makronutrien (lemak, karbohidrat, protein, air), vitamin, mineral. Nutrisi penting tersebut kemudian berjalan terus hingga tiba di usus kecil yang menjadi tempat proses penyerapan nutrisi. Inilah mengapa Anda perlu mengunyah makanan sebanyak 32 kali agar proses pencernaan dapat berlangsung dengan mudah dan cepat.

Membantu menurunkan berat badan

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2011 menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah kunyahan dapat menekan rasa lapar. Penelitian tersebut juga mencatat bahwa mengunyah dalam kurun waktu yang lama dapat menjadi bagian dari strategi yang baik untuk menurunkan berat badan.

Menekan rasa lapar

Leptin merupakan hormon yang bertanggung jawab untuk memberi tahu otak bahwa Anda sudah kenyang.  Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar dua puluh menit untuk mencapai otak setelah perut Anda penuh. Itu berarti perut Anda bisa kenyang dan Anda mungkin tidak menyadarinya sampai makan melewati titik kenyang.

Berdasarkan ide ini, mengunyah perlahan dapat meningkatkan rasa kenyang sementara membutuhkan lebih sedikit kalori untuk mencapainya. Bagian yang menarik adalah ada beberapa penelitian yang mendukung teori ini. [rsf/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar