Gaya Hidup

Cerita Era Tunda Naik Pelaminan dengan Bule Jerman: Aku Syok, Daniel Tenangkan Aku!

Surabaya (beritajatim.com) – Yuni Erawati (Era), mantan jurnalis ini terpaksa harus menunda naik pelaminan dengan Daniel Siegfried Zimanyi yang merupakan WNA Jerman.

Undangan resepsi pernikahan sudah dipesan Era untuk jadwal acara 19 April 2020 pukul 10.00 WIB di Agis Restaurant Surabaya, tiket pesawat Indonesia-Jerman tak bisa di-refund, bahkan souvenir pernikahan pun sudah jadi. Era menceritakannya kepada beritajatim.com, Sabtu (18/4/2020) malam. Simak kisahnya.

“Kita tidak pernah tahu jodoh itu datangnya dari mana. Termasuk ketika saya dipertemukan Daniel Siegfried Zimanyi yang merupakan WNA Jerman,” kata Era membuka kisahnya kepada beritajatim.com melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

Proses mengurus dokumen pernikahan WNI-WNA yang sangat ribet sekali dialami Era. Apalagi, suaminya ini seorang bule yang tidak tinggal di Indonesia. Jadi, untuk urusan surat-surat tidak bisa diwakilkan Kedutaan Jerman yang di Indonesia. Melainkan, dia harus datang langsung ke Standesamt (sejenis Kantor Catatan Sipil) di Jerman.

“Setelah selesai urusan dokumen pernikahan, tentu kami lega dan ingin berbagi kebahagiaan dengan menyelenggarakan resepsi pernikahan di Indonesia. Karena saya sendiri lama ‘meninggalkan’ Indonesia dan memutuskan ikut suami di Jerman, karena dia juga masih kuliah. Sekitar tanggal 25 Februari 2020, kami memutuskan pulang ke Indonesia karena memang planning merayakan resepsi pernikahan di Surabaya, Indonesia pada 19 April 2020,” tuturnya.

Pembayaran uang muka atau DP sebuah restaurant sudah dibayarnya sejak bulan Desember 2019. Dan, segala persiapan sudah dilakukan matang jauh-jauh hari, termasuk memesan undangan dan souvenir pernikahan.

Foto undangan nikah pun sudah disiapkan jauh-jauh hari dengan menggunakan pakaian adat Jawa. Sementara lokasi pemotretan pre wedding di Passau, Jerman.

“Undangan ini sudah aku pesan dan bayar DP-nya. Tapi, Alhamdulillah belum dicetak, karena aku bilang tunggu dulu sampai ada kepastian wabah ini berakhir dan dibolehkan pemerintah menggelar acara pesta resepsi pernikahan,” ujarnya.

Era sempat kaget dan syok saat mendengar kabar ada keputusan dari pemerintah bahwa tidak boleh merayakan resepsi pernikahan selama pandemi virus corona (Covid-19).

Padahal, dia dan Daniel sudah menyiapkan banyak hal. Apalagi, dirinya sudah ada rencana balik ke Jerman tanggal 20 Mei 2020. Tiket pesawat yang sudah terlanjur dibelipun, tidak bisa di-refund.

“Hampir 3 jam, kami telpon pihak maskapai penerbangan, dan dikasih kesempatan re-schedule, tapi nggak bisa refund,” ungkapnya dan mengaku sedih.

“Tapi kami tetap follow the rule. Dan, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah, kapan boleh merayakan resepsi pernikahan,” imbuhnya.

Bagaimana Daniel menanggapi ‘ujian’ ini? “Komentar Daniel, dia lebih tenang. Aku yang agak sedih. Tapi aku beruntung punya pasangan yang selalu memberikan semangat dan motivasi. Dia menenangkan aku,” tukasnya.

Resepsi pernikahan ditunda kapan? “Kami belum tahu, tergantung pemerintah kapan boleh menyelenggarakan resepsi nikah. Tapi, harapan kami sih semoga Juni atau Juli sudah bisa resepsi nikah. Semoga wabah corona ini segera berakhir,” pungkas mantan Jurnalis Koran Berita Metro dan penyiar radio ini. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar