Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Cara Tetap Produktif Ketika Muncul Banyak Kesibukan

Foto oleh Ivan Samkov dari Pexels

Surabaya (beritajatim.com) Kadangkala mungkin kita sering terjebak dengan dua kata ini yaitu Sibuk dan produktif. Sekilas mungkin kedua hal ini terasa sama, namun mereka memiliki perbedaan yang terlihat. Orang sibuk lebih fokus pada padatnya kegiatan, sedangkan mereka yang produktif melakukan sesuatu yang menghasilkan. Dalam dunia kerja, ada masa kita kurang bergairah yang mengakibatkan sehingga produktivitas dapat menurun. Supaya kesibukan yang dialami tetap produktif, kita bisa melakukan beberapa hal ini:

 

Susun Terlebih Dahulu Rencana Kerja Yang Akan Dilakukan

Sebuah perencanaan menjadi penting dilakukan untuk membantu kita lebih produktif sehingga memberikan hasil yang baik. Tanpa adanya perencanaan kemungkinan kita akan kebingungan bahkan kemungkinan banyak waktu yang terbuang. Maka dari itu, perlu adanya to do list rutin yang akan dikerjakan.

Tentukan Deadline dan Manajemen Waktu Yang Tepat

Manajemen waktu sangat penting dalam mendukung produktivitas. Alasannya, seringkali ketika ingin mengerjakan sesuatu kita merasa tidak memiliki waktu. Sebenarnya itu hanya bicara tentang skala prioritas, Manfaat dari membuat skala prioritas akan membantu manajemen waktu dengan baik sehingga semuanya dapat berjalan sesuai keinginan.

Cara membuat skala prioritas adalah dimulai dengan menentukan apa saja yang akan dikerjakan. Setelah itu, tentukan skala prioritas dari poin-poin itu mulai dari mana yang lebih penting dan harus cepat terselesaikan dengan yang dapat menunggu beberapa waktu. Ketika sudah bisa menentukan prioritas kegiatan sesuai dengan tempatnya, maka semuanya akan lebih mudah tercapai tanpa meleset.

Pahami Potensi Kendala atau Hambatan Yang Mungkin Terjadi

Tentu saja ketika menjalani hal ini akan ada gangguan ataupun hambatan. Coba pahami potensi yang mungkin terjadi sehingga kita bisa mengantisipasi dan menghindarinya. Biasanya hambatan yang terjadi dalam disebabkan melalui faktor dari luar atau dari dalam. Salah satunya contohnya adalah gangguan datangnya dari lingkungan. Kita bisa mengusahakan untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman dan kondusif.

Bangun Suasana Hati Yang Menyenangkan Ketika Mengerjakan Sesuatu

Kalimat ini dapat dijadikan pedoman yang tepat. Saat sesuatu dikerjakan dari hati, maka hasilnya akan sampai ke hati. Sama halnya jika kita melakukan dengan menyenangkan, tentu saja kita bisa merasa lebih ringan. Mood memang menjadi faktor yang cukup penting untuk menjaga kualitas ketika bekerja. [prd/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar