Gaya Hidup

Cara Pemkot Mojokerto Kenalkan Batik ke Generasi Milenial

Salah satu peserta lomba desain batik tulis. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkot Mojokerto melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Mojokerto menggelar lomba desain batik tulis. Sebanyak 61 peserta yang merupakan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Akhir (SMA) mengikuti lomba tersebut.

Dengan mengangkat tema Kali Brantas, lomba digelar di atrium hall mall di Kota Mojokerto, Sabtu (12/10/2019). Lomba dengan tujuan untuk mengenalkan batik kepada kaum milenial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Jawa Timur ke 74.

Tak jarang, para peserta mengaku baru pertama kali mengikuti lomba tersebut. Meski baru pertama kali, namun tak membuat mereka canggung dalam perlombaan tersebut. Bahkan, beberapa diantaranya menghasilkan motif batik dengan indah dan mempesona.

Salah satu peserta, Nur Anika (15) mengaku, baru pertama kali mengikuti lomba desain batik tulis tersebut. “Belum pernah mengikuti pelatihan, di sekolah juga tidak ada ekstrakurikuler. Saya buat motif Teratai Mojo dan Kali Brantas karena itu ciri khasnya Kota Mojokerto,” ungkapnya.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang hadir mengapresiasi lomba dan buah karya dari peserta. “Saya berharap masyarakat bisa berpartisipasi aktif dan tidak menunggu intervensi dari pemerintah. Saya tidak ingin ketika Kota Mojokerto menjadi Kota Wisata,¬†masyarakat cuma bisa menjadi penonton,” katanya.

Agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), Pemkot Mojokerto menciptakan berbagai program untuk meningkatkan semangat masyarakat. Tujuannya tidak lain agar menjadi pelaku dan pelaksana kota wisata di kota sendiri. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar