Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Cara berkebun organik yang unik!

pexels-joão-jesus-1084540

Surabaya (beritajatim.com) – Apa itu Berkebun Organik? Kebanyakan tukang kebun tidak mengerti apa itu berkebun organik atau bagaimana memiliki kebun organik. Berkebun organik pada dasarnya adalah berkebun tanpa menggunakan produk sintetis seperti pupuk dan pestisida. Ini melibatkan penggunaan hanya produk alami untuk menanam tanaman di kebun Anda. Berkebun organik mengisi kembali sumber daya alam saat menggunakannya.

Dalam berkebun organik, Anda menganggap tanaman Anda sebagai bagian dari sistem alami yang lebih besar yang dimulai dengan tanah dan mencakup pasokan air, satwa liar; serangga dan manusia. Semua orang ingin makanan yang kita sajikan untuk keluarga dan lingkungan kita aman dan sehat. Seorang tukang kebun organik yang baik berusaha untuk memastikan bahwa kegiatannya selaras dengan ekosistem alam dan bertujuan untuk meminimalkan eksploitasi serta mengisi kembali semua sumber daya yang dikonsumsi oleh kebunnya.

Tukang kebun dan orang-orang yang telah menemukan kata berkebun organik mungkin biasanya ingin tahu apa artinya. Berkebun organik adalah terminologi yang hanya mengacu pada menanam tanaman, sayuran, dan buah-buahan dengan cara alami terbaik tanpa menggunakan pestisida atau pupuk kimia sintetis. Meski begitu, berkebun organik lebih dari sekadar menghindari penggunaan pestisida dan pupuk sintetis.

Berkebun secara organik mencakup mendukung kesehatan seluruh sistem berkebun secara alami. Ini berarti bekerja selaras dengan sistem alam termasuk tanah, pasokan air, manusia, dan bahkan serangga dengan tujuan akhir meminimalkan kerusakan pada makhluk hidup dan tak hidup di lingkungan alam sambil terus mengisi kembali sumber daya yang digunakan selama berkebun.

 

Dasar-dasar berkebun organik membutuhkan budidaya yang ditekankan pada penciptaan ekosistem yang memelihara dan menopang mikroba dan tanaman tanah, sementara juga menguntungkan serangga daripada hanya meletakkan benih di tanah dan membiarkannya tumbuh.

Untuk memulainya, ada tiga area utama yang harus dikonsentrasikan untuk mempertahankan tujuan berkebun organik. Ini termasuk pengelolaan tanah yang ditangani dengan menggunakan pupuk organik. Lalu, pengelolaan gulma yang dikelola dengan tenaga kerja manual dan penggunaan penutup tanah organik dan terakhir pengendalian hama yang ditangani dengan serangga menguntungkan dan penanaman pendamping. Ini adalah strategi kunci utama untuk menjadi tukang kebun organik. Pengetahuan yang tepat sangat penting dalam berkebun organik dan membutuhkan pelajaran dasar sederhana untuk mendapatkan hasil yang dapat diandalkan. [rad/esd]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar