Gaya Hidup

Bupati Malang Ingatkan Pengelola Wisata Patuhi Prokes Selama Libur Lebaran

Malang (beritajatim.com) – Pemkab Malang sejauh ini masih mengijinkan wisata di Kabupaten Malang boleh beroperasi selama libur lebaran. Keputusan tersebut diutarakan Bupati Malang HM Sanusi usai mengumpulkan pelaku wisata se Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

“Kita persilakan beroperasi sejak tanggal 15 Mei 2021. Yang tutup pada tanggal 13 hingga 14 Mei 2021,” ungkap Sanusi.

Hanya saja, Sanusi mengingatkan, agar para pengelola wisata tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat saat beroperasi seperti ketersediaan alat thermo gun, wastafel lengkap dengan sabun dan air yang mengalir, kewajiban bermasker bagi pengunjung, ruang isolasi dan pembatasan jumlah pengunjung wisata 50 persen.

“Ini harus dipatuhi, dan jangan sampai dilanggar,” tegas Sanusi.

Sanusi menambahkan, dirinya tak segan-segan bakal menutup wisata jika nantinya, terjadi pelanggaran prokes Covid-19.

Sanusi mengaku tidak main-main bakal melakukan tindakan tegas kepada pelanggar prokes Covid-19 di destinasi wisata. Pasalnya, hingga saat ini penyebaran virus Covid -19 belum berakhir. Artinya, jangan sampai dengan diijinkannya wisata beroperasi, tapi menjadi cluster baru penyebaran Covid-19 yang diakibatkan lalainya pengelola menerapkan Prokes Covid secara ketat.

“Butuh komitmen yang sama dari para pengelola wisata, agar saat wisata beroperasi tidak menjadi cluster baru Covid-19. Keselematan manusia menjadi hal yang paling utama. Ini yang perlu diingat,” ujar Sanusi.

Untuk memastikan agar penerapan Prokes Covid di wisata tersebut benar-benar di patuhi, Sanusi menegaskan bahwa dirinya, sudah meminta Muspika untuk terjun kelapangan dan melakukan monitoring dan pengawasan ketat. Jika terdapat pelanggaran, ia meminta Muspika segera bertindak. [yog/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar