Gaya Hidup

Bisnis Kopi Asli Nusantara Semakin Diminati Kalangan Milenial

Barista di Arena Coffee and Roastery sedang meracik minuman kopi.

Malang (beritajatim.com) – Minuman kopi semakin digandrungi oleh kalangan millenial. Bahkan, minum kopi menjadi seperti kewajiban bagi generasi millenial. Racikan kopi pun saat ini dijual dengan berbagai macam metode, mulai dari penyajian tubruk, V60, Vietnam Drip, Espreso, hingga Capucino.

Peluang bisnis kopi ini ditangkap oleh Richo Eris (23 tahun). Bahkan dia menawarkan konsep pengunjung yang datang bisa membeli kopi mentah, hingga minuman kopi di tempat usahanya, di Arena Coffee And Roastery di Jalan Raya Greenwood Araya, Kota Malang. Kopi yang dijual pun asli Nusantara.

Richo mengatakan, kopi-kopi asli produksi petani Indonesia kini semakin digandrungi kalangan millenial. Dia juga rela membeli alat roasting senilai ratusan juta demi bisa melakukan penggilingan kopi sendiri di cafe miliknya. Jadi pengunjung yang datang bisa memilih biji kopi sendiri, menyaksikan penggilingan kopi hingga disajikan dalam bentuk minuman.

“Saya rasa menjanjikan, bisa buat tambahan. Akhirnya saya rela mengorbankan hobi naik motor gede. Saya jual buat bisnis ini, karena saya beli alat roasting sendiri, mesin kopi dan alat-alat lainnya. Yang jelas saya ingin lihat orang beli kopi menyaksikan sendiri proses penggilingan hingga menjadi minuman kopi,” kata mahasiswa Universitas Brawijaya ini, Sabtu, (29/2/2020).

Richo dalam bisnisnya memiliki misi tersendiri yakni ingin mengembalikan marwah kopi. Dimana meminum kopi harus identik dengan kopinya ketimbang campurannya seperti susu atau lainnya sebagainya. Kopi yang disediakan beragam mulai dari Arabika Gayo, Aceh, hingga Robusta Tirtoyudho, Malang.

“Saya ingin mengembalikan martabat kopi. Bahwa minuman kopi itu sebenarnya harus lebih dominan daripada campuran lainnya seperti susu dan lain sebagainya. Di Malang ada cafe seperti ini tapi belum banyak, sementara kebutuhan milenial hari ini minum kopi dan nongkrong,” ujar Richo.

Arena Coffee And Roastery sendiri cukup unik sebab dibangun dibekas garasi mobil milik Richo. Garasi ini disulap menjadi sebuah cafe. Mesin penggiling dan mesin pembuat kopi menjadi interior tersendiri di cafe ini. Belum lagi aroma kopi yang digiling membuat pengunjung betah menyesap harumnya kopi-kopi asli Nusantara yang dijual ditempat ini.

“Untuk kopi yang dijual setelah di roasting mulai dari Rp60 ribu untuk kemasan 200 gram dan Rp200 ribu untuk kemasan 1 kilogram, ini jenis arabika. Jenisnya kedepan akan semakin bertambah, khususnya kopi hasil petani Indonesia. Sekarang banyak kopi susu gelasan, kami ingin mengembalikan kopi bahwa kopi itu sebenarnya harus lebih dominan daripada susunya,” tandasnya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar