Gaya Hidup

Biokop di Surabaya Kembali Buka, Tetap Ingat Prokes

foto/ilustrasi film

Surabaya (beritajatim.com) – Bioskop di Indonesia termasuk Kota Surabaya sudah buka. Protokol kesehatan menjadi kunci dari keberhasilan pertumbuhan ekonomi yang tak mengesampingkan penularan virus Covid-19.

Petugas Tiga Pilar yakni TNi, Polri dan Pemerintah Kota Surabaya menjadi kunci bagaimana prokes ini berhasil diterapkan.

Kebahagiaan pembukaan tempat hiburan masyarakat ini mendapat respon baik bagi kaum generasi muda saat ini.

Seperti yang diungkapkan Rendi (16) siswi SMK Swasta di Surabaya mengaku pembukaan bioskop menjadikannnya bisa mendapat hiburan. Terlebih kebosanan selama setahun lebih tertekan tanpa hiburan di luar rumah.

“Senang saja karena sekarang bisa nobar di bioskop. Minimal bisa jalan sama doi (teman dekat.red),” jelasnya kepafa┬áberitajatim.com, Selasa (6/4/2021).

Selain Rendi, Arsyad (19) mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya juga mengaku senang. Menurutnya aturan yang lama terkesan membatasi masyarakat untuk mendapatkan hiburan. Padahal menurutnya hiburan saat ini juga menjadi kunci meningkatkan imunitas.

Oleh sebab itu, ia menyambut baik aturan pemerintah yang sudah membuka peluang masyarakat kembali mendapatkan haknya ini. Namun, yang menjadi catatan buat pengelola dan pengawas, Arsyad meminta petugas menindak tegas pengusaha nakal yang tak perduli prokes.

“Selain pegusaha nakal dan membahayakan pengunjung. Saya juga minta sebelum atau sesuah dipakai nonton ada program pembersihan virus di fasilitas bioskop. Bahkan jika perlu sirkulasi udara sehat perlu diperhatikan,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Wakapolrestabes) Surabaya, AKBP Hartoyo akan memberikan pengawasan ketat bersama petugas tiga pilar. Selain mengawasi masyarakat yang melanggar prokes, peugas juga akan mengawasi pengusaha bioskop.

Syarat dan ketentuan yang berlaku selama pelaksanaan pembukaan tempat hiburan ini, akan mengacu pada aturan UU Kesehatan, Perda, Pergub dan aturan lain. Oleh sebab itu, pihaknya meminta kerjasama kepada para pengusaha untuk tetap tegas melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita hanya pengawas dan eksekutor lapagan. Petugas tiga pilar akan bertindak sebagaimana aturan berlaku. Tak hanya pengunjung saja, para pegusaha bioskop juga akan kita awasi,” tandasnya.(man/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar