Gaya Hidup

Seteru Dua Kubu Data Mining

Benny Wicaksono Pameran Tunggal di Visma Gallery Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa waktu belakangan masyarakat Indonesia mengalami sebuah polarisasi hebat. Sebagian orang melihatnya sebagai imbas langsung dari kontestasi politik yang panjang dan melelahkan.

Namun jika ditelusuri lebih jauh, sebetulnya apa yang disebut oleh Yasraf Amir Piliang sebagai pemisahan besar (great divide) ini adalah sebuah bahaya laten yang berjalan diatas algoritma media sosial yang pada dasarnya bersifat netral.

Paparan tajam atas situasi sosial dan politik itu disampaikan Ayos Purwoaji dalam katalog pameran tunggal Benny Wicaksono bertajuk ‘Seteru Dua Kubu Data Mining’. Pameran bakal dibuka hari Rabu (8 Mei 2019) pukul 19.00 WIB di Visma Gallery, Jl. Tegalsari no. 35 Surabaya.

“Di tengah maraknya penggunaan terma cebong dan kampret di sosial media, seniman media Benny Wicaksono justru melihat potensinya untuk ditampilkan dalam serangkaian karya seni di pameran tunggalnya kali ini,” kata Ayos Purwoaji.

Ditambahkan oleh Ayos, Benny menambang data dari algoritma kata cebong dan kampret. “Ia mencoba membangun logika yang sama sebagaimana algoritma menghidupi sekaligus membangun sebuah media (sosial) didalam jaringan internet,” kata Ayos.

Sekadar diketahui, Benny Wicaksono adalah seorang seniman media, ilustrator, desainer grafis dan peneliti media independen. Aktif berkarya sejak tahun 90an dengan pendekatan teknologi informasi dan teknologi media. Memulai karirnya di pameran tunggalnya tahun 1999 yang menampilkan karakternya hingga saat ini yaitu teknologi pengawasan (surveillance). Ia secara personal juga memiliki ketertarikan khusus pada usaha modifikasi, reparasi, bahkan isu tentang kanibalisasi mesin-mesin analog.

Melakukan residensi seni di Lyon (perancis) 2011. Menjadi Kurator untuk perhelatan besar Jakarta Biennale 2015, hingga diundang menjadi tamu untuk memperingati 30 tahun transmediale (art & digital culture Berlin).

Di sela-sela membuat karya untuk memenuhi berbagai undangan pameran, Benny Wicaksono aktif menjadi pembicara dan pemateri untuk sejumlah kuliah tamu dan lokakarya senimedia di berbagai forum di Indonesia. [but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar