Gaya Hidup

Beli Via Ojol, Manja Cheese Tea Geluran Sidoarjo Perlu Dicoba

Sidoarjo (beritajatim.com) – Saat cuaca panas dan memasuki musim kemarau seperti saat ini banyak orang cenderung lebih cepat merasa haus, bahkan meski sedang tak banyak beraktivitas.

Minuman dingin seringkali menjadi produk yang banyak dicari oleh masyarakat untuk mengatasi rasa haus dan suhu tinggi yang sedang melanda.

Maka, tidak heran bahwa para penjual minuman dingin menjadi banyak dicari dan usaha ini semakin banyak berkembang di berbagai sisi Kabupaten Sidoarjo.

Salah satu diantara para penjual minuman dingin tersebut adalah Flo (23), warga Sidoarjo yang membuka usaha minuman dingin dengan merek Manja Cheese Tea di daerah Geluran, Kecamatan Taman. Usaha yang dijalani oleh Flo ini merupakan salah satu cabang dari produk Manja Cheese Tea yang berada di area Sidoarjo.

Manja Cheese Tea merupakan minuman bubble cheese tea yang berbahan dasar susu dan bubuk premium beraneka rasa. Minuman ini juga dilengkapi dengan boba dan cream cheese sebagai toppingnya.

Manja Cheese Tea memiliki delapan varian rasa, diantaranya adalah green tea, thai tea, choco lava, coffee unicorn, taro gemini, vanilla cheese, red velvet, dan strawberry. Satu cup Manja Cheese Tea dibanderol dengan harga 12 ribu rupiah untuk varian original disertai topping boba dan 15 ribu rupiah untuk varian ekstra cream cheese.

Harga ini cukup terjangkau jika dibandingkan dengan produk minuman sejenis yang rata-rata dijual dengan harga di atas 20 ribu rupiah.

Seperti minuman dingin pada umumnya, Manja Cheese Tea Geluran ini juga banyak diminati oleh masyarakat sekitar, khususnya pada siang hari.

“Biasanya pelanggan banyak yang beli di siang hari. Mungkin karena panas-panas kan jadi seger kalau minum es,” ucap Flo saat ditemui pada Minggu (9/8/2020).

Flo (23), warga Sidoarjo

Pada awalnya, Flo melayani pembelian Manja Cheese Tea melalui booth yang dapat ditemui di Jalan Imam Bonjol, Geluran, Sidoarjo mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Namun, saat ini Flo memindahkan usahanya tersebut ke rumahnya yang masih berada di daerah Geluran dan hanya melayani pembelian secara online melalui layanan ojek online (ojol) GoFood dan GrabFood.

Ternyata, adanya perubahan layanan ini sempat menyebabkan kebingungan pada beberapa pelanggannya.

“Beberapa hari yang lalu sampai ada yang telepon ke saya dan tanya, kok (Manja Cheese Tea Geluran) tutup terus. Sepertinya, beliau belum tahu kalau saat ini saya buka (Manja Cheese Tea) di rumah. Saya senang karena ternyata banyak masyarakat yang suka dengan Manja Cheese Tea sampai-sampai menghubungi saya melalui nomor Whatsapp yang saya tempelkan di booth,” ungkap Flo.

 

Selain itu, Flo juga berujar bahwa tak hanya para driver ojek online saja yang datang mengambil pesanan ke rumah. Sesekali, beberapa pelanggan juga langsung datang ke rumah untuk membeli produk Manja Cheese Tea.

Flo mengatakan bahwa adanya masa pandemi tidak menyurutkan penjualan Manja Cheese Tea Geluran. Selain karena tingginya minat masyarakat sekitar terhadap minuman dingin, Flo juga selalu berusaha menjaga cita rasa produknya agar selalu nikmat diminum meski tak sedang dinikmati di siang hari.

Flo bercerita bahwa ia banyak mengalami trial and error, serta tak pernah lupa meminta kritik dan saran dari pelanggannya pada masa-masa awal menjalani usaha Manja Cheese Tea. Hal ini ia lakukan agar dapat memperoleh rasa minuman yang pas di lidah para pelanggan. Maka, tak heran jika usaha yang dijalani oleh Flo ini menjadi ramai pembeli. Flo mengaku bahwa dalam sehari, ia dapat menjual sebanyak 20-35 cup bubble cheese tea.(ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar