Gaya Hidup

Beli Gamelan, SMP Negeri 1 Tulangan Bikin Paguyuban Ngudi Laras Budaya

Sidoarjo (beritajatim.com) – SMP Negeri 1 Tulangan akhirnya memiliki gamelan. Sebenarnya keinginan itu sudah lama terpendam dari beberapa tahun yang lalu, hanya saja belum tercapai mengingat ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi oleh sekolah.

“Keinginan memiliki gamelan jawa akhirnya tersampaikan juga,” kata Eko Rohulla Martin, S.Pd atau biasa disapa Bu Eko, guru bidang Bahasa Jawa di SMP Negeri 1 Tulangan, Minggu (28/3/2021).

Tahun 2021 tepatnya hari Selasa, tanggal 23 Maret 2021, sekolah turut berbangga, bisa membelikan perangkat gamelan Laras Pelog dari daerah Karanganyar Jawa Tengah. Kedatangan gamelan jawa disambut senang oleh Kepala SMP Negeri 1 Tulangan, Drs Soewasis, M. Pd atau biasa disapa Pak Wasis.

“Gamelan jawa adalah warisan para leluhur, sudah semestinya kita sebagai generasi penerusnya harus melestarikan dengan baik, apalagi kita berteduh di bumi jawa ini, kita tidak boleh membiarkan begitu saja” kata Pak Wasis.

Begitupun juga dengan antusias para peserta didik, tidak kalah dengan guru-gurunya. Semenjak gamelan datang sudah kelihatan olah dan semangat melestarikan gamelan. Diawali dengan belajar mengenal nama-nama ricikan gamelan jawa, sejarah gamelan jawa, dan beberapa teknik menabuh gamelan jawa yang benar.

Ucapan rasa syukur juga dilaksanakan dengan baik. Melalui pemberian nama paguyuban karawitan yang diberikan nama Ngudi Laras Budaya. “Dengan paguyuban ini, diharapkan peserta didik mampu mencari dan mempelajari ilmu karawitan dengan baik,” kata Pak Wasis.

Selain itu juga ada kegiatan makan bersama (tumpengan). Tumpengan ini dengan tujuan supaya terjalin keakraban antara kepala sekolah, dewan guru, dan karyawan SMP Negeri 1 Tulangan. Adapun tujuan lain yaitu seni karawitan khususnya di SMP Negeri 1 Tulangan Sidoarjo tetap lestari, berkembang, dan dapat memberikan aura positif terhadap dunia seni dan perubahan karakter peserta didik.

“Seni karawitan yang identik dengan halus, lembut, rumit dan sulit diharapkan mampu mengubah karakter atau sikap peserta didik yang memiliki sikap arogan, pemarah menjadi lemah lembut dan penyabar. Melalui nada-nada gamelan jawa semua menjadi indah,” kata Murlan, SS, pelatih gamelan. [but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar