Gaya Hidup

Belasan Pasangan Lansia Ikuti Nikah Massal

Tuban (beritajatim.com) – Belasan pasangan lansia (lanjut usia) mengikuti nikah massal di Pendopo Krido Manunggal, Tuban, Rabu (20/11/2019). Acara tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Tuban (HJT) yang ke 726.

Selain itu, nikah massal tersebut merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh Pemkab Tuban untuk memberikan pelayanan nikah gratis bagi warga Tuban khususnya yang berusia lanjut. Para peserta mengaku ikut nikah massal itu lantaran tidak mempunyai biaya untuk menikah.

Data yang dihimpun beritajatim.com, jumlah pasangan yang ikut dalam nikah massal sebanyak 20 pasangan. Mereka berasal dari delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban. Belasan pasangan diantaranya berusia di atas 50 tahun. “Dulu, mau nikah secara resmi, tidak punya biaya. Makanya sekarang ikut nikah gratis ini,” terang Sarmijan (57), salah satu pengantin asal Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Tuban.

Rata-rata para pasangan lanjut usia yang ikut dalam program nikah massal itu sebelumnya sudah menikah secara siri dan mereka juga sudah mempunyai anak bahkan cucu. Pasangan tertua yang ikut dalam nikah massal itu sudah berusia 81 tahun bernama Nur Damuri asal Desa Jetis, Kecamatan Kenduruan.

Bupati Tuban Fathul Huda mengungkapkan, program tersebut menjadi wujud tanggung jawab sosial Pemkab Tuban kepada Allah SWT, dan masyarakat. Selain itu, membantu warga yang ingin menikah tetapi tidak memiliki biaya. Dengan harapan menjauhkan masyarakat dari tindak asusila dan negatif lainnya.

“Setelah ikut dalam nikah massal, saya meminta supaya mereka menjadi prioritas. Mereka yang tidak punya rumah atau rumahnya tidak layak maka harus diprioritaskan untuk mendapatkan program rehabilitasi RTLH. Jadi dengan ikut nikah massal, juga ada yang didapatkan,” ungkap bupati saat sambutan.

Dalam nikah massal tersebtut setiap pasangan pengantin diberikan mahar sebesar Rp 1 juta. Sudah begitu, semua kebutuhan untuk prosesi pernikahan di Pendopo Tuban yang kemudian dilanjutkan dengan resepsi secara massal itu semua ditanggung pemkab.

“Tolong sampaikan pada masyarakat Tuban yang tidak bisa menikah karena masalah biaya silahkan lapor. Berapapun jumlahnya yang tidak bisa menikah, karena masalah biaya akan kita selesaikan. Ini sebagai bentuk tanggung jawab dari pemerintah,” tegasnya. [mut/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar