Gaya Hidup

Bagi Sejuta Hand Sanitizer, JAKA: Pemerintah Butuh Dukungan Tangani Covid-19

Surabaya (beritajatim.com) – Jaringan Arek Ksatria Airlangga (JAKA) terus bergerak membantu pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. Gerakan sejuta hand sanitizer yang digagas oleh Didik Setyadi (Alumni FH Unair Angkatan 86) awalnya dibagi dalam bentuk kemasan botol dan diberikan untuk pekerja lapangan, ojek online (ojol), tukang sampah, angkot dan pedagang keliling.

“Mengatasi pandemi kita harus melakukan gotong-royong kemanusiaan bersama seluruh elemen masyarakat dengan satu komando, taat mengikuti anjuran pemerintah. Pemerintah nggak mungkin bisa sendirian mengatasi pandemi Covid-19,” kata Ketua JAKA, Teguh Prihandoko kepada beritajatim.com, Kamis (23/4/2020) malam.

Menurut Teguh, gerakan sejuta hand sanitizer hanya sebagai pemantik dari gerakan gotong-royong kemanusiaan. “Selanjutnya, sasaran penerima kita alihkan ke Gugus Tugas Covid-19, Rumah Sakit, puskesmas, klinik dalam bentuk kemasan jerigen 5 liter,” jelasnya.

JAKA bekerjasama dengan sejumlah pihak dalam gerakan ini, yakni Alumni SMA/SMK Bersatu (ASSB), Beritajatim.com, Fatayat NU Lamongan, DPC GMNI Kota Surabaya, Komunitas Arek Blusukan Surabaya (Kareb’s) dan LAYAR.

Sebagai kelompok sasaran adalah ojok online (ojol), angkot, tukang becak, pedagang kecil, tukang sampah, Panti Werdha, kelompok disabilitas, Gugus Tugas Covid-19 Surabaya, Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Kesehatan dan nasional oleh JAKA Jakarta.

“Total keseluruhan yang telah didistribusikan adalah hand sanitizer sebanyak 11.791 botol, hand sanitizer (kemasan literan) 358 liter, disinfektan 52 liter, masker kain 500 buah, masker medis 50 lembar dan vitamin 25 boks,” jelas Teguh. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar