Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

Penjualan di Tengah Pandemi Terus Meningkat

Aulia Fashion Targetkan Pasar 2022 Makin Moncer Lewat Ecomers

Surabaya (beritajatim.com) – Kondisi pandemi Covid-19 ternyata tidak membuat pebisnis mengalami penurunan. Justru ada beberapa sektor bisnis mengalami peningkatan cukup bagus.

Salah satunya Aulia Fashion. Brand fashion busana muslim yang diproduksi di kawasan Tambak Sawah, Sidoarjo tersebut, mengaku malah mendapat berkah pada tahun pertama pandemi.

“Tahun pertama pandemi, yaitu 2020, kami mendapatkan limpahan para ibu-ibu yang suaminya mengalami penurunan pendapatan, dengan menjadi mitra dengan menjual produk Aulia,” kata Zaida Aulia, Owner dari Aulia Fashion, di sela gathering bersama mitra yang digelar di Surabaya.

Peningkatan mitra itu mencapai 100 persen, yang tentunya berdampak pada peningkatan penjualan produk fashion muslim tersebut. Selanjutnya di tahun 2021, menurut Zaida, kinerja tetap mengalami peningkatan, tapi lebih rendah dibanding tahun 2020.

Sedangkan tahun 2022 mendatang, pihaknya telah melihat potensi yang besar untuk berkembang secara berlipat. “Kami melihat dengan mulai membaiknya ekonomi di akhir tahun 2021 ini, kami melihat potensi yang besar di tahun depan. Meski ancaman pandemi dengan varian Omicron itu masih ada, tapi kami melihat pemerintah sudah bisa mengendalikan, dan kami berani pasang target untuk meningkatkan kinerja seperti tahun 2019,” ungkap Zaida.

Menurutnya di tahun 2019, merupakan puncak dari usaha Aulia Fashion. Dengan memiliki pabrik atau tempat produksi di kawasan Tambak Sawah, Waru, Sidoarjo dan jumlah pekerja hingga 250 orang.

“Dan Alhamdulillah, pandemi dalam dua tahun terakhir tidak membuat kami merumahkan atau mengurangi jumlah pekerja. Sampai saat ini masih berjalan dengan baik, meski sempat ada pengurangan jumlah produksi karena bahan baku yang terlambat masuk saat ada PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat),” tambah Suseno Budi, CEO Aulia Fashion, saat mendampingi Zaida.

Beberapa upaya untuk meningkatkan kinerja di tahun 2022 mendatang adalah dengan menambah jaringan mitra. Saat ini mitra penjualan Aulia sudah mencapai ratusan. Terdiri atas distributor hingga seller end user.

“Mulai tahun depan target bisa tambah mitra 1.000 mitra, dan tiap tahun kelipatannya, dalam lima tahun kedepan targetnya 5.000 mitra untuk layanan di seluruh pulau Jawa,” ungkap Zaida.

Saat ini, pangsa pasar Aulia Fashion masih memimpin di Jawa Timur (Jatim). Terutama di daerah-daerah pesisir utara, seperti Lamongan, Tuban, Bojonegoro, serta daerah Mataraman. Seperti Trenggalek, Tulungagung, Kediri, Ponorogo, Madiun, dan sekitarnya.

“Pasar kami mayoritas daerah tersebut. Kemudian tapal kuda (Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jember, Lumajang). Sementara Surabaya dan sekitarnya, Malang dan sekitarnya, kami malah masih kecil,” beber Zaida.

Untuk pasar selanjutnya, mereka membidik pasar di pulau Madura, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Yogjakarta.

Untuk produk Aulia Fashion, diakui Suseno, pihaknya bermain di segmen menengah. Dengan harga antara Rp 500.000 hingga Rp 1 juta, membuat produk Aulia punya pasar yang stabil. “Kami masih akan bertahan untuk di segmen ini. Dengan mayoritas produk gamis untuk perempuan dan ada beberapa produk untuk laki-laki dan anak-anak,” ungkap Suseno. [way/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar