Gaya Hidup

Anji Kritik Musisi yang Main Aman

Jember (beritajatim.com) – Rancangan Undang-Undang Permusikan sebenarnya berawal dari usulan sejumlah musisi yang mendatangi gedung DPR RI dan beraudiensi beberapa tahun lalu. Namun saat RUU ini menuai kontroversi, musisi-musisi itu belum kompak mengeluarkan pernyataan.

Hal inilah yang dikritik Erdian Aji Prihartanto, seorang musisi yang akrab dipangil Anji, usai tampil di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (6/2/2019) malam. “Buat saya, ada orang-orang yang cari aman. Pada tahun 2015, banyak musisi yang terlibat, tapi tidak banyak yang bersuara. Akhirnya Mas Anang saja (yang disorot),” katanya.

Padahal, lanjut Anji, musisi Anang Hermansyah yang saat ini menjadi anggota DPR RI hanya sebatas fasilitator pengusulan RUU itu. RUU itu akhirnya ramai-ramai dikecam oleh sebagian kalangan mengandung pasal yang membatasi kebebasan berekspresi dalam berkesenian.

“Saya tidak ada dalam kumpulan musisi yang datang ke DPR, menghadap parlemen, bicara kepada semua fraksi, berkeluh kesah tentang musisi dan industrinya seperti apa. Anang yang memfasilitasi itu. Tapi sekali lagi, musisi yang terlibat itu tidak banyak yang bersuara. Akhirnya saya jadi sasaran tembak juga,” kata Anji.

Anji dianggap sebagai musisi yang membela Anang dan mendukung RUU tersebut. Apalagi kemudian dia mengunggah video percakapannya dengan Anang mengenai RUU Permusikan di Youtube.

“Saya dibilang membela, bikin video untuk Ad Sense. Padahal video itu tidak saya monetize. Saya tahu saat saya bikin video sama Anang, video ini berpotensi untuk mengundang orang untuk bilang ‘lo hanya cari keuntungan doang buat Youtube’. Padahal saya tidak mendapat sepeser uang pun dari video itu, karena saya matikan iklannya,” kata Anji. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar