Gaya Hidup

Anang – Ashanti Targetkan 100 Outlet Ayam Asix

Surabaya (beritajatim.com) – Tak hanya ayam geprek Bensu saja yang booming di Surabaya dan sekitarnya. Restaurant Ayam Asix brand milik keluarga Anang dan Ashanti tak kalah ramainya.

Setelah membuka beberapa outlet Ayam Asix di Surabaya, kini keluarga Asix yang terdiri dari Anang, Ashanti, Aurel, Azriel, Arsy dan Arsya pun meresmikan 2 outlet Ayam Asix mereka di Mulyosari dan Trosobo yang menggenapi jumlah outlet mereka di Jawa Timur menjadi 20 outlet dari total 40 lebih outlet se Indonesia.

Menurut Ashanti, sebagian besar outlet Ayam Asix dikelola secara franchise oleh pengusaha lokal. Meskipun begitu keluarga Asix ini sangat ketat dalam menjaga kualitas dan standar produk mereka.

Ayam Asix yang menonjolkan varian sambal rumahan dan saos cocolnya ini amat menjaga standar rasa dari setiap outlet, meskipun pengelolanya berbeda-beda. Mereka ber 6 pun punya tugas berbeda-beda dalam masalah quality control. Seperti sang anak kedua Azriel lebih suka mencoba setiap varian Ayam Asix yang dijual di outlet.

“Azriel hampir tiap hari nyobain Ayam Asix dari berbagai outlet kami. Karena makanan yang dijual ini juga menjadi makanan favorit anak-anak saya, maka saya pun tak mau jika bahan pembuatnya, yang asal-asalan,” ungkap Ashanti, usai memberikan bantuan pada sejumlah anak yatim dan dhuafa sebagai tanda syukur mereka dengan bertambahnya outlet baru mereka di Surabaya.

Salah satu yang membuat Ashanti amat rewel dalam mengingatkan rekan bisnis mereka adalah kualitas beras. Sebab ibu 4 orang anak ini yakin, makanan yang enak itu berasal dari nasinya.

“Jadi nasi itu harus yang bagus. Walaupun harganya terjangkau mulai Rp 15.000. Jadi pelanggan mendapatkan pengalaman berkuliner yang memuaskan,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah menu yang paling banyak di beli Ashanti menyebutkan yang disukai warga Surabahya adalah Ayam Cocol Sambel Original, Ayam Cocol Sambel Matah, Ayam Cocol Saos Thailand, Ayam Cocol Saos Keju, Ayam Cocol Saos Telur Asin, Ayam Geprek Uteng dan Paket Ayam Anak.

“Kami berharap tahun ini jadi 100 outlet. Tetapi saat ini yang terpenting semua Ayam Asix rasanya sama meskipun beda cabang,” harap Ashanti.

Sementara Christine, Owner Ayam Asix Mulyosari dan Ayam Asix Tropodo mengaku sejak dua bulan lalu membuka outlet Ayam Asix, pengunjung terus datang hingga ratusan orang setiap harinya.

“Bahkan yang paling ramai saat weekday,” tandasnya. [rea/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar