Gaya Hidup

Surga Tersembunyi

Air Terjun Banyu Anjlok Malang Masuk Nominasi API Award 2020

Malang (beritajatim.com) – Wisata Air Terjun Banyu Anjlok di Desa Wisata Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020.

Air Terjun di tepi Samudera Indonesia tersebut, masuk nominasi dengan kategori Surga Tersembunyi Terpopuler.
“Wisata Banyu Anjlok ini masuk nominasi sebagai surga tersembunyi terpopuler. Nominasi itu sudah sangat cocok karena untuk ke sana memang sangat tersembunyi,” ungkap Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Purwodadi, Mukhlis, Sabtu (08/08/2020).

Mukhlis menjelaskan, untuk sampai ke Banyu Anjlok, harus menempuh waktu 3 jam dari Kota Malang. Itupun, baru sampai di Desa Purwodadi sebelum melewati rintangan-rintangan lainnya.

“Setelah sampai di meeting point Pantai Lenggoksono atau di Pantai Wedi Awu, wisatawan masih harus naik ojek melewati medan yang relatif ekstrim. Bisa juga lewat laut, tapi harus melewati tantangan ombak besar,” bebernya sambil tersenyum.

Mukhlis melanjutkan, akses menuju wisata air terjun Banyu Anjlok benar-benar seperti mau menuju surga yang tersembunyi. “Sampai lokasi air terjun Banyu Anjlok paketnya sangat lengkap. Mulai dari kolam alami, air terjun yang jatuh ke laut, bisa mandi air laut, mandi segarnya air terjun dan ada goa alami,” paparnya.

Mukhlis mengaku, sebenarnya Desa Purwodadi sudah pernah masuk API Award di tahun 2017. “Itu kita dulu sudah pernah masuk dengan nominasi destinasi surfing terpopuler yaitu Pantai Lenggoksono dan Pantai Wedi Awu,” ujarnya.

Waktu itu, lanjut dia, kedua pantai tersebut masuk ke peringkat 5 se-Indonesia. Efeknya juga luar biasa, karena membuat Pantai Lenggoksono dan Pantai Wedi Awu menjadi semakin terkenal. “Waktu itu Pantai 3 Warna juga masuk sebagai peringkat 2 pantai terbersih se-Indonesia,” terangnya.

Lebih lanjut, Mukhlis menjelaskan jika untuk masuk API Award harus dipilih langsung oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di daerah masing-masing. Selain Banyu Anjlok, wisata yang masuk nominasi ekowisata adalah wisata Bon Pring di Kabupaten Malang. “Kabupaten Malang ada 2 yang masuk, satunya Bon Pring dengan nominasi sebagai ekowisata,” jelasnya.

Voting juga sudah dimulai dari Bulan Agustus 2020 sampai Desember 2020. Sementara untuk penyerahan penghargaan akan diadakan pada Bulan Januari 2021 di Jakarta.

Hanya saja, Mukhlis menyayangkan pemerintah daerah yang kurang gencar mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang masuk nominasi API Award 2020. “Padahal di daerah-daerah lain promosinya gencar sekali dari pemerintah daerahnya. Tapi kita dari Pokdarwis sampai Pemerintah Desa Purwodadi sudah semangat sekali untuk mempromosikan wisata kita agar menang,” tegas Mukhlis.

Dengan masuknya Banyu Anjlok ke nominasi ini sudah membuat ia sangat bersyukur. Ia juga berharap acara ini bisa membuka mata masyarakat bahwa Banyu Anjlok mampu bersaing. “Harapannya bisa ramai kembali, karena akibat Covid-19 ini sangat terdampak sekali. Lalu perhatian pemerintah bisa lebih ke Banyu Anjlok sehingga aksesnya bisa diperbaiki,” pungkasnya.

Untuk bisa melakukan voting Wisata Banyu Anjlok, masyarakat bisa melalui SMS, Instagram, YouTube dan website. Via SMS dengan mengetik API (spasi) Kode Kategori dan Nominasi, lalu kirim ke 99386.

Via Instagram dengan follow akun @APIaward, lalu cari gambar sesuai kategori dan nominasi, terakhir klik like/love. Via YouTube dengan subscribe channel @APIaward, lalu cari video sesuai kategori dan nominasi. Sementara via website dengan search https://anugerahpesonaindonesia.com/, lalu langsung klik vote sesuai kategori dan nominasi. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar