Gaya Hidup

5 Tahun Pasca Erupsi, Seperti Ini Eksotisnya Danau Kawah Gunung Kelud

Kediri (beritajatim.com) — Lima tahun pasca erupsi, puncak Gunung Kelud kini telah berubah wajah. Penampakannya mirip dengan Tangkuban Perahu di Jawa Barat atau Kelimutu di Ende yang punya danau kawah semakin memesona.

Gunung Kelud memang masih menjadi destinasi utama Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Obyek wisata berbasis alam ini kian memesona dengan lahirnya kembali Danau Kawah yang sempat hilang karena timbunan material erupsi.

Air di danau kawah Gunung Kelud yang masih aktif tersebut berwarna hijau pupus. Penampakan yang demikian terjadi akibat pengaruh gas belerang. Danau kawah Gunung Kelud ini dikeliling oleh tiga puncak yakni, Puncak Sumbing, Puncak Gajah Mungkur dan Puncak Kelud Sendiri.

Fenomena Danau Kawah Gunung Kelud ini menjadi daya tarik utama bagi pengunjung, seperti misalnya, Berel Sheren, seorang mahasiswi asal Samarinda.

Dia datang ke Kediri di masa libur kuliahnya. Berel sengaja untuk membuktikan keindahan danau kawah dan bisa menikmati pesona bunga edelweis di Kelud secara langsung.

“Sumpah, ini indah sekali. Saya bersyukur bisa datang kesini. Melihat langsung keindahan Gunung Kelud.¬† Bagi kalian ingin tahu pesona Gunung Kelud, buruan datang ke Kediri,” kata Berel Sheren.

Arif, pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri yang bertugas di Pintu Masuk Wisata Gunung Kelud mengaku pada hari libur akhir pekan, jumlah pengunjung mencapai 1.000 orang lebih. Sementara  pada hari biasa berkisar antara 300 orang.

Untuk bisa menikmati keindahan Danau Kawah, pengunjung bisa menggunakan jasa ojek konvensional senilai Rp 40 ribu dari parkir kendaraan menuju ke puncak Gunung Kelud.

Saat ini akses jalan di zona 3 kilometer yang rusak berat mulai diperbaiki. Pada tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pariwisata mengalokasikan anggaran rehabilitasi jalan tersebut. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar