Iklan Banner Sukun
Gaya Hidup

16 Tahun Perjalanan Bukit Daun Dukung Pengembangan Pariwisata Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Kediri memiliki potensi wisata yang tak kalah dengan daerah lain, seperti Batu dan destinasi wisata lainnya. Terlebih, Kediri barat yang berada di lereng Gunung Wilis, apabila dieksplor, maka memiliki dampak positif terhadap ekonomi masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Adi Suwono dalam acara 16 tahun Anniversary Bukit Daun Hotel & Resort Kediri, pada Selasa (22/3/2022). Menurut Owner Bukit Daun ini, bila pemerintah bersama-sama pelaku usaha bisa menggali potensi wisata tersebut, maka dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

“Pariwisata di Kediri bisa kita bagi, pariwisata buatan dan alam. Yang Kediri barat ini pariwisata alam. Ini yang harus digali lagi, sehingga bisa mendatangkan banyak orang ke Kediri. Karena pariwisata ini mengacu pada multiplyer effect, sesuatu yang tidak ada habisnya mulai dari tukang becak, toko kelontong, warung dan sebagainya akan menikmati semuanya. Menikmati sesuai porisinya masing-masing,” kata Adi Suwono.

Adi mengaku, telah membuktikan, potensi pariwisata di Kediri, khususnya di bagian barat, tempat dimana Bukit Daun berdiri. Dari semula lahan yang kurang populer, akhirnya bisa disulap menjadi kawasan yang menarik. Hingga menapaki usianya yang ke-16 tahun ini, hotel yang berada di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri itu pun akhirnya menjelma menjadi bagian dari tempat wisata Kediri Raya, yang jadi jujugan wisatawan dari berbagai penjuru tanah air, termasuk manca Negara.

Menurut Adi, pemerintah daerah semestinya tak hanya sekedar melirik pariwisata di Kediri barat, tetapi harus benar-benar menggarap secara serius. Terlebih lagi, kini sedang berlangsung pembangunan infrastruktur di jalur Lingkar Wilis yang meliputi 6 kabupaten. Yaitu, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun dan Nganjuk.

Dengan dukungan dari pemerintah dalam menggali kreatifitas dan memperbarui dunia pariwisata, niscaya peluang UMKM masyarakat juga meningkat. Dampak positifnya atau multiplyer effect dari pariwisata Kabupaten Kediri bagian barat khususnya di daerah Kecamatan Semen dan Mojo.

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Kota Kediri Regina Nadya Suwono juga mengungkapkan jika multipliyer effect dari pembangunan wisata Kediri barat tak hanya untuk masyarakat kabupaten Kediri semata, tapi juga bisa dinikmati oleh warga Kota Kediri. Yang mana, di Kota Kediri banyak pelaku UMKM yang bisa ‘memetik’ untung dari pesona wisata tersebut.

“Dengan berkembangnya wisata dibarat sungai ini tentunya jugabakan berpengaruh keberadaan pelaku UMKM di Kota Kediri ” tegasnya.

Sementara itu, dalam Anniversary 16 Tahun Bukit Daun Hotel & Resort Kediri ini diisi dengan berbagai kegiatan. Diantaranya, santunan kepada anak yatim, pemberian hadiah kepada karyawan dan tamu undangan serta pemberian kejutan untuk yang ulang tahun pada bulan Maret. Di acara ulang tahun ini, managemen Bukit Daun berharap pandemi segera berakhir dan dunia usaha kembali normal. [nm/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar