Ngawi (beritajatim.com) – Ruang Garasi Pos Induk Polisi Lalu Lintas Kartonyono Ngawi dibongkar pada Jumat (19/05/2023). Pembongkaran itu dilakukan untuk membangun pedestrian dan menggali tanah untuk men-ducting kabel saluran listrik dan telepon.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi, Mohammad Sadli mengatakan jika pihaknya sudah melakukan pembongkaran garasi pos lantas. Rencananya bakal ada penggalian untuk menaruh kabel. Sehingga di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) itu tak ada kabel berseliweran.
“Salah satunya memang garasinya ini kami bongkar. Untuk membuat pedestrian. Sekaligus, ada galian kabel nanti agar lebih estetis ya. Rencananya di depan MPP itu nanti tidak ada kabel yang berseliweran,” kata Sadli ketika ditemui di kantornya, Jumat (19/05/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/hukum-kriminal/penjaga-perlintasan-sebidang-ka-ngawi-jalani-persidangan/
Untuk pedestrian sendiri rencanaya tak akan dibangunselebar di Jalan Yos Sudarso. Melainkan hanya sekitar 4,5 meter saja. Khususnya untuk jalan Panglima Besar Sudirman. “Pedestrian Jalan PB Sudirman yang tepat didepan MPP, nanti tidak selebar yang di Jalan Yos Sudarso ya. Kira-kira hanya 4,5 meter saja lebarnya,” lanjut Sadli.
Namun, dia belum tahu apakah pos lantas nanti bakal dibangun ulang dengan konsep seperti apa. “Nanti dulu lah ya. Karena bisa jadi dari Polres Ngawi mintanya yang ada fasade seperti mako mereka,” pungkasnya.
Diketahui, MPP Ngawi memasuki pembangunan tahap kedua. Kali ini menggunakan anggaran dana alokasi umum senilai Rp18,8 miliar. Pun untuk tahap pertama telah dilaksanakan tahun lalu dengan anggaran senilai Rp3,5 miliar. (fiq/kun)






