Beritajatim Foto

Tebar Semangat Ramadan, Warga Bagikan Takjil di Jalan MERR Surabaya

Kegiatan bagi takjil dan makanan berbuka di Jl MERR, Surabaya, Jumat (7/5/2021) sore. (Foto : Hendro D. Laksono)
Kegiatan bagi takjil dan makanan berbuka di Jl MERR, Surabaya, Jumat (7/5/2021) sore. (Foto : Hendro D. Laksono)
Kegiatan bagi takjil dan makanan berbuka di Jl MERR, Surabaya, Jumat (7/5/2021) sore. (Foto : Hendro D. Laksono)
Kegiatan bagi takjil dan makanan berbuka di Jl MERR, Surabaya, Jumat (7/5/2021) sore. (Foto : Hendro D. Laksono)
Kegiatan bagi takjil dan makanan berbuka di Jl MERR, Surabaya, Jumat (7/5/2021) sore. (Foto : Hendro D. Laksono)

Surabaya (beritajatim.com) – Ramadan, bulan penuh berkah, jadi momen istimewa bagi banyak orang. Sambil menjalani kewajiban puasa, mereka juga menebar kebaikan, baik di rumah, tempat ibadah, bahkan jalan raya.

Seperti yang terjadi di Jalan MERR, Surabaya, yang sejak Senin (3/5/2021) lalu, kegiatan berbagi takjil dan makanan berbuka makin marak.

Dari pantauan beritajatim.com di Jl MERR, Jumat (7/5/2021), dalam 30 menit, setidaknya ada delapan titik pembagian takjil. Baik yang dilakukan perorangan, kelompok pengusaha kue di Rungkut, hingga karyawan Bank Mandiri.

“Ini kegiatan ke dua,” aku Yongki Prasetyo, karyawan Bank Mandiri, saat membagikan takjil dan makanan berbuka di dekat Kantor Bank Mandiri MERR Surabaya. Bersama beberapa rekannya, ia mencoba berbagi kebahagiaan di kelokan jalan agar tak menimbulkan kemacetan.

Di tempat berbeda, sejumlah remaja puteri juga membagikan nasi bungkus. “Langsung habis, nggak sampai lima menit,” aku Sari, mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Surabaya. Kegiatan sosial yang ia lakukan, tambahnya, dilakukan secara mandiri sebagai amal kebaikan selama Ramadan.

Tak jauh dari tempat ini pula, beberapa perempuan pengusaha kue juga membagikan takjil berupa kue-kue hasil produksi rumahan. “Kami dari deket sini aja (Rungkut, Surabaya). Bareng sama ibu-ibu yang lain. Nunggu berbuka sambil bagi-bagi takjil,” aku salah satu dari mereka.

Jelang pukul 17.15 WIB, saat jalanan makin padat dan stok takjil habis, mereka pun bersiap untuk pulang. “Berbuka dulu, besok lagi,” katanya, kali ini sambil tersenyum. [hendro/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar