Beritajatim Foto

Alumni Espero Ngawi Beri Bantuan Paket Sembako ke Nakes Tepapar Covid-19

Alumni SMPN 2  Ngawi  (Espero) menyerahkan bantuan paket sembako kepada tenaga kesehatan yang terpapar Covid 19 di Kabupaten Ngawi Jawa Timur . 
Alumni SMPN 2  Ngawi  (Espero) menyerahkan bantuan paket sembako kepada tenaga kesehatan yang terpapar Covid 19 di Kabupaten Ngawi Jawa Timur . 
Alumni SMPN 2  Ngawi  (Espero) menyerahkan bantuan paket sembako kepada tenaga kesehatan yang terpapar Covid 19 di Kabupaten Ngawi Jawa Timur . 
Alumni SMPN 2  Ngawi  (Espero) menyerahkan bantuan paket sembako kepada tenaga kesehatan yang terpapar Covid 19 di Kabupaten Ngawi Jawa Timur . 

Ngawi (beritajatim.com) – Alumni SMPN 2  Ngawi  (Espero) menyerahkan bantuan paket sembako kepada tenaga kesehatan yang terpapar Covid 19 di Kabupaten Ngawi Jawa Timur .

Paket bantuan diserahkan  alumni Espero. “Alhamdulillah dari Espero kita fasilitasi untuk tenaga kesehatan (nakes) terpapar Covid-19 dan Alumni Espero yg terpapar Covid-19,” kata dokter Zain Ratna Priyanto saat menyerahkan bantuan bersama perwakilan Espero lainnya ( Singgih 83, Mashudi 86, Dian 88, Juni 88, Riwa 88, dan Ida 88 ). Sedangkan dari Pihak Donatur Iney Garage Ibu Nowo Endah 88 karena berhalangan hadir diwakili oleh Mbak Yani asisten beliau.

Menurut dr Zain,  data dari Dinkes Kabupaten Ngawi dari periode Januari – Juli 2021 ada sebanyak 402 orang tenaga kesehatan yang positif Covid -19 baik PCR maupun rapid Antigen. Sedangkan jumlah Alumni yang terpapar Covid-19 saat ini masih dilakukan pendataan.

Bantuan paket Sembako yang diserahkan merupakan dukungan dari alumni yaitu dari Iney Garage Jakarta dan juga dari Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono yang juga merupakan alumni Espero 95 dengan  total 450 paket yang masing masing senilai Rp350 ribu.

Dari Iney Garage 200 paket sudah diserahkan kepada Kadinkes Ngawi dr Yudono, MMKes untuk didistribusikan kepada 24 Puskesmas se Kabupaten Ngawi.

“Sedangkan sisanya akan segera diserahkan bertahap mulai Minggu depan untuk didistribusikan kepada Nakes yang saat ini masih Isoman baik dari pegawai Dinkes, Puskesmas, RS, maupun seluruh Klinik Swasta di Kabupaten Ngawi,”pungkas dr Zain. (ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar