Ekbis

Xpressair Garap Rute Banyuwangi – Jogjakarta, Bagaimana Peluangnya?

Banyuwangi (beritajatim.com) – Maskapai Xpressair berencana akan membuka rute penerbangan Banyuwangi – Jogjakarta dan sebaliknya. Rute baru tersebut bakal dimulai pada 19 November 2019 mendatang.

Niat kuat membuka rute maskapai yang berbasis di Makasar ini, lantaran melihat peluang yang menarik di daerah yang dituju.

Banyuwangi dan Jogjakarta memiliki kesamaan di sisi perkembangan pariwisatanya.

Disamping pendidikan dan perjalanan dinas yang juga menjadi alasan.

“Rencana rute baru ini pada 19 November 2019, dengan jadwal penerbangan Selasa, Kamis dan Sabtu.

Penerbangan dimulai dari Jogja Pukul 9.20 WIB landing di Banyuwangi pukul 10.40 WIB.

Kemudian akan terbang lagi ke Jogja pukul 15.30 WIB. Harga tiket dibuka Rp 900 ribu.

“Pilihan ini mempertimbangkan sisi tourism, mahasiswa dan universitas yang cukup banyak serta melihat adanya peluang bagi pegawai yang melakukan perjalanan dinas,” kata Commercial Operation Manager, Xpressair Marthias Mailoa, Kamis (17/10/2019).

Mathias menyebut, Angkasa Pura II di Banyuwangi menyambut baik rencana ini.

Sekaligus memberikan dukungan mengenai pengembangan rute-rute baru dari dan ke Bumi Blambangan.

“Sebelumnya, kita pernah melakukan rute penerbangan Banyuwangi – Banjarmasin, tapi karena ada problem komersial jadi kita tunda semantara. Tapi itu akan tetap menjadi rute kita mendatang setelah nanti mendapat schedule rute baru yang kami ajukan dari Soekarno Hatta ke Banyuwangi, sehingga nantinya ada rute berkelanjutan,” ungkapnya.

Rute baru ini, kata Mathias, sekaligus menjadi tantangan bagi maskapainya.

Meskipun dirinya tetap optimis dan realistis menatap peluang pasar dunia transportasi udara ini.

“November masih pada masa low season. Meski demikian rute baru ini cukup bagus kalau kita bisa dapat 70 -80 persen. Dengan kondisi saat ini, yang masih demikian apalagi ini rute awal penerbangan jadi kita coba terbang. Yang jelas ini menjadi pertimbangan menjadi alternatif perjalanan dari Jogja ke Banyuwangi cukup lama, sekaligus mampu memangkas waktu perjalanan tersebut,” ungkapnya.

Xpressair akan menggunakan jenis pesawat Boeing 737-300 dengan kapasitas 140 seat. Xpressair juga mendapat keistimewaan saat membuka rute baru ini.

“Landing Fee dibebaskan selama 1 tahun, ini khusus bagi maskapai yang membuka rute baru, ini diberlakukan dari manajemen jika ada Virgin Road atau rute yang sebelumnya belum pernah ada,” kata Manajer Operasi dan Teknik Angkasa Pura II, Suparman.

Angkasa Pura II, kata Suparman, mendukung penuh pembukaan rute baru ini. Disamping menyiapkan sejumlah kebutuhan airlines maupun infrastruktur dan sarana lainnya.

“Angkasa Pura persiapan kebutuhan airline, counter skin, perluasan boarding Lounge, tinggal tambah kursi dengan kapasitas 320 seat, yang mampu menampung dua pesawat,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Suparman, Angkasa Pura II tengah melanjutkan pengerjaan landasan pacu pesawat. Tak hanya itu, pengembangan tempat parkir maupun loket.

“Landasan pacu saat ini 2250 meter yan existing nantinya akan menjadi 2500 meter. Dan lebarnya saat ini existing 30 meter dan akan dikembangkan di posisi 45 meter, tapi masih belum diverifikasi. Maret selesai dan akan diverifikasi Kemenhub. Sementara itu, juga ada perluasan parkir, di depan juga jalan mau tambah dua mobil, akan diperluas sehingga memudahkan pengguna jasa,” pungkasnya. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar