Ekbis

Wow, di Waru Sidoarjo Ada Sandal Raksasa

Sidoarjo (beritajatim.com) – Hari Santri Nasional 2019, ada kados istimewa yang ditunjukkan para perajin sandal di Desa Wedoro Candi, Kec. Waru. Apa itu? Mereka membuat sandal gunung ukuran raksasa.

Sandal tidak normal itu mempunyai panjang 8 meter dan lebar 3 meter. Untuk ketebalan alas sandal bagian belakang mencapai 52 centimeter, dan di bagian depan 32 centimeter. Para pengrajin sandal asal Wedoro ini mengklaim sebagai sandal terbesar di Indonesia.

“Sebelumnya yang paling besar kan panjangnya 7 meter. Kalau sandal gunung buatan kita ini 8 meter,” ujar H Choirul Anam, koordinator pembuatan sandal raksasa tersebut.

Informasi yang dihimpun, sandal terpanjang sebelumnya adalah yang dipajang di Jakarta Fair 2011. Sandal itu panjangnya 7 meter, lebar 2,70 meter, dan tinggi 1,80 meter. Saat itu sandal tersebut masuk dalam rekor MURI. Bedanya, untuk sandal Wedoro ini tidak didaftarkan untuk memecahkan rekor MURI.

Pembuatan sandal raksasa ini
akan dikirab di Alun-Alun Sidoarjo dalam memperingati Hari Santri Nasional Minggu (20/10/2019) .

Choirul Anam menjelaskan asal mulanya membuat sandal raksasa bermula saat Desa Wedoro Candi diminta Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) untuk mengikuti kirab peringatan Hari Santri. Karena Wedoro dikenal sebagai tempat industri sandal, muncullah ide membuat sandal raksasa.

Pengerjaan sandal ini dilakukan oleh gabungan para perajin sandal. Ada sekitar 30 orang berkolaborasi, mulai desain, produksi hingga finishing. Sandal tersebut tuntas dengan biaya produksi sekitar Rp 20 juta.

“Rencana awal akan bikin sandal yang panjangnya 10 meter, namun batal dan direvisi menjadi 8 meter,” terang pria yang juga Wakil Bendahara Pengurus Ranting NU Dusun Candi Desa Wedoro tersebut.

Sabarudin, seorang penggagas sandal raksasa lainnya menerangkan proses pembuatan sandal membutuhkan waktu empat hari. Proses pembuatan dikerjakan bersama-sama, siang dan malam. “Semuanya antusias, dikerjakan susah payah, siang sampai malam,” terangnya.

Ia berharap sandal raksasa ini akan menjadi ikon di Wedoro. Selama ini Wedoro sudah dikenal sebagai gudangnya produksi sandal. Tetapi beberapa tahun terakhir produksi sandal turun dan cenderung sepi.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi ikon. Keinginan kami supaya industri sandal di Wedoro bangkit lagi,” papar Sabar berharap. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar