Iklan Banner Sukun
Ekbis

Wisata Petik Buah Semangka Lamongan, Inovasi Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi

Bupati YES dan Wabup BRO bersama istri saat menghadiri acara Grand Opening Wisata Petik Buah Semangka Madu di Dusun Pereng, Desa Sumberjo, Kecamatan Pucuk, pada Rabu (18/8/2021)

Lamongan (beritajatim.com) – Meski kasus Covid-19 saat ini nampak terkendali, namun tidak ada yang mengetahui kapan pandemi ini berakhir. Sehingga, dengan ketidakjelasan berakhirnya pandemi Covid-19 tersebut, hal itu sangat berpotensi untuk mengganggu ketersediaan, stabilitas dan akses pangan.

Sehubungan dengan adanya potensi itu, maka petani yang ada di Dusun Pereng, Desa Sumberjo, Kecamatan Pucuk, terdorong untuk melakukan inovasi dengan menanam semangka varian madu di atas lahan seluas 150 hektar (Ha) yang pada musim penghujan ditanami padi tersebut.

Diketahui, keuntungan yang bisa diperoleh petani semangka ini mencapai Rp 50 juta per hektar dengan jumlah produksi Rp 60 juta per hektar. Semangka yang dibanderol seharga Rp 3.500 hingga Rp 5.000 tersebut mampu menambah pundi-pundi pendapatan petani di tengah pandemi Covid-19.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) menyampaikan dukungannya secara penuh terhadap inovasi yang dilakukan oleh petani. Hal itu disampaikan saat pihaknya menghadiri acara Grand Opening Wisata Petik Buah Semangka Madu di Dusun Pereng, Desa Sumberjo, Kecamatan Pucuk, Rabu (18/8/2021).

“Ini terkait dengan upaya kita bagaimana meningkatkan pendapatan petani di sini, wisata petik semangka ini harus dikembangkan di tempat lain juga. Wisata yang menawarkan sensasi untuk petik buah dan dimakan di tempat dapat menambah nilai tersendiri, dan sudah saya coba, semangka di sini rasanya manis dengan varian madu,” terang Bupati YES.

Lebih lanjut, Bupati YES berharap, komoditas lainnya di Kabupaten Lamongan seperti pisang juga dapat dikembangkan sebagai wisata petik buah seperti yang ada di Dusun Pereng ini, hal itu dilakukan guna mensukseskan gerakan ‘Ayo ditumbasi’.

“Hal ini seiring dengan gerakan ‘Ayo Ditumbasi’, yang merupakan gerakan pengembangan dari ‘ayo beli produk Lamongan’ untuk membangkitkan dan menggairahkan kembali perputaran perekonomian dan ketahanan pangan di tengah pandemi,” lanjutnya.

Sementara itu, perwakilan petani dan merupakan inisiator tanam dan petik semangka, Ahmad, mengucapkan terimakasihnya atas kehadiran dan dukungan dari Bupati YES. Bahkan, Ahmad juga berharap mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lamongan berupa perbaikan infrastruktur jembatan sebagai akses jalan menuju Dusun Pereng. Juga gapura selamat datang agar dapat lebih mudah dikenal oleh warga luar yang akan berwisata.

Berkenaan dengan hal itu, akhirnya Bupati YES segera menjawab keluhan dari warganya tersebut. Saat itu juga, Bupati YES langsung menunjuk Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Lamongan, Sujarwo, untuk menindaklanjuti permintaan itu. [riq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev