Iklan Banner Sukun
Ekbis

Wamira Mart Pamekasan Ditarget Menyebar di Desa Pada 2022

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat meresmikan Wamira Mart dalam rangka memasarkan produk program WUB dan UMKM di Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, menargetkan untuk mendirikan Warung Milik Rakyat yang dikenal dengan sebutan Wamira Mart di setiap desa pada 2022 mendatang.

Hal tersebut sebagai lanjutan dari komitmen mengawal kesejahteraan masyarakat melalui program Sepuluh Ribu Pengusaha Baru (Saputangan Biru) atau yang lebih familiar disebut program Wirausaha Baru alias WUB, yang notabene satu dari lima program prioritas Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati Badrut Tamam.

Terlebih saat ini, terdapat sedikitnya 9 (sembilan) Wamira Mart yang tersebar di beberapa titik di Pamekasan. Secara resmi di launching bersamaan dengan momentum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXIX Tingkat Jawa Timur 2021, yang digelar di Pamekasan, beberapa waktu lalu.


Keberadaan Wamira Mart tersebut memasarkan berbagai produk lokal masyarakat, baik hasil produk program WUB maupun produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Orientasinya untuk meningkatkan sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kedepan toko klontongan kita branding menjadi Wamira Mart yang akan menjual produk WUB maupun UMKM, tapi manajemennya kita satukan di Pemkab Pamekasan. Artinya tahun depan semua desa sudah ada Wamira Mart, dikelola bersama antara desa, fasilitator dan dinas,” kata Bupati Badrut Tamam, Rabu (18/11/2021).

Namun sebelum merambah tingkat desa, optimalisasi keberadaan Wamira Mart di seluruh kecamatan harus digalakkan secara intens. “Setelah di semua kecamatan ada Wamira Mart, selanjutnya menyebar ke semua desa. Logonya sama dan barang yang dijual milik rakyat, orientasinya membeli produk dalam negeri,” ungkapnya.

“Mari kita mencintai produk dalam negeri dengan cara membeli produk lokal, kalau kita tidak berbelanja justru akan berat membangkitkan ekonomi. Karena selain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, membeli produk lokal juga diniatkan untuk membantu ekonomi tetangga dan rakyat Pamekasan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, keberadaan Wamira Mart merupakan cara Pemkab Pamekasan memfasilutasi pemasaran offline produk program WUB yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan secara gratis. Serta memberikan bantuan alat melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan modal dengan bunga nol persen selama setahun.

Sedikitnya terdapat sekitar 9 Wamira Mart yang berdiri pada 2021 dan tersebar di beberapa kecamatan di Pamekasan. Di antaranya di sisi barat Kantor Dinas Koperasi dan UKM Jl Trunojoyo, Simpang Tiga Pasar Waru, depan SPBU Pakong

Selain itu juga terdapat di sisi barat Pesantren Kebun Baru, sisi barat Pasar Pangorayan Proppo. Wamira Mart di Jl Raya Larangan, KUD Sumber Wangi Tlanakan, Wamira Mart Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan, serta 5 (lima) unit Wamira Mart Mobile. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev