Ekbis

Viva Cosmetics Fokuskan Promo Via Virtual 

Surabaya (beritajatim.com) – Sukses menjadi pencetus  virtual fashion and beauty 2020 yang digelar di Surabaya pada 20 Juni lalu dan mencatatkan rekor dunia sebagai kegiatan pertama fashion and beauty, membuat Viva Cosmetics semakin getol terjun dalam ranah promo virtual.

Salah satunya ikut ambil bagian dalam program nikah massal virtual yang digelar event wedding organizer di Jogja hari ini, Senin (29/6/2020).

“Kini ada yang meminta untuk kegiatan nikah masal virtual yang digelar di Yogyakarta. Bagi kami ini juga bagian dari supporting industri kreatif terkait kegiatan pernikahan,” ungkap Yusuf Wiharto, Direktur Distribusi Viva Cosmetics Area Indonesia bagian Timur, Senin (29/6/2020).

Karena dalam kegiatan pernikahan, industri kreatif yang terkait tidak hanya make up artis (MUA), tapi juga desainer busana, wedding organization, mc, dan sejenisnya.

“Kami tidak bisa sendiri, sehingga kami harus bergerak. Apalagi diprediksi pandemi ini masih akan panjang, karena vaksin belum didapatkan,” bebernya.

Akibat pandemi, penjualan produk kosmetik secara umum mengalami penurunan sekitar 80 persen. Hal ini didorong karena adanya himbauan untuk stay at home, work from home, dan sosial distancing lainnya, yang membuat orang tidak memerlukan make up dalam berkegiatan.

Namun  kosmetik asal Surabaya, Viva Cosmetics tetap agresif di pasar meski pandemi covid 29 membuat penjualan mengalami penurunan. Salah satunya dengan meluncurkan seri-seri produk baru untuk menarik konsumen.

“Terutama tata rias untuk daerah mata, bulu mata dan alis. Karena ditengah pandemi ini, tata rias untuk lipstik dan perona pipi serta sejenisnya kurang terpakai karena tertutup masker,” akunya.

Produk teranyar adalah bulu mata Viva Queen Perfect Eyelashes yang diluncurak di pasar mulai 12 Juni 2020 lalu. Dalam sepekan, respon pasar cukup positif, meski belum sesuai ekspetasi.

“Karena ditengah pandemi ini banyak acara-acara misalnya resepsi pernikahan dan sejenisnya, yang menggunakan make up, banyak yang ditunda,” tandasnya.[rea/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar