Ekbis

Veolia Bangun Pabrik Daur Ulang Botol PET Jadi Botol Baru

Pasuruan (beritajatim.com) – PT Tirta Investama (Danone-Aqua) menggandeng PT Veolia Services Indonesia (Veolia Indonesia) untuk menghasilkan botol dari bahan plastik daur ulang botol bekas kemasan Aqua sendiri. Botol hasil daur ulang ini akan digunakan oleh Danone Aqua untuk produk air mineral.

Peluang dari Danone-Aqua ini ditangkap oleh Veolia yang merupakan perusahaan global berbasis di Perancis dengan pengalaman dan keahlian yang kuat dalam teknologi daur ulang plastik, mendirikan pabrik daur ulang plastik di Pasuruan.

Dengan jaminan Danone-Aqua sebagai konsumen terbesar, Veolia membangun fasilitas untuk memperkuat ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular serta meningkatkan tingkat pengumpulan sampah plastik di Indonesia.

Groundbreaking Ceremony untuk menandai mulainya pembangunan yang dihadiri oleh Perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Perwakilan dari Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Perangkat Daerah Kabupaten Pasuruan, Perwakilan Asosiasi Industri, Presiden Direktur Veolia Indonesia dan Presiden Direktur PT. Tirta Investama (Danone-Aqua).

Pabrik daur ulang plastik ini dibangun diatas lahan seluas 22.000 m2 dengan luas bangunan sebesar 7.000 m2 dan ditargetkan beroperasi pada 2020. Setiap tahunnya, pabrik daur ulang plastik ini dapat memproduksi sebanyak 25.000 ton PET daur ulang, yang telah sesuai dengan standar keamanan pangan yang berlaku di Indonesia. Fasilitas ini akan menyerap 80 pekerja lokal dan melalui teknologi yang canggih, mesin yang digunakan dapat memisahkan tutup dan label sekaligus dengan cepat.

Menurut Presiden Director Veolia Indonesia, Sven Beraud-Sudreau, Veolia Indonesia berkomitmen untuk mendukung agenda pemerintah dalam mengatasi permasalahan plastik. “Oleh karena itu kami telah memutuskan untuk membangun Pabrik Daur Ulang Plastik PET di Indonesia. Untuk mengamankan bahan baku dalam operasi, kami akan bekerja dengan aktor pengumpulan sampah plastik di beberapa kota di Indonesia dan diharapkan untuk mengembangkan model pengumpulan inklusif yang dapat memberdayakan sektor informal,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Ir. Farah Ratnadewi Indriani, MBA mengatakan, pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan iklim investasi yang baik, khususnya kebijakan pengelolaan sampah yang telah menjadi agenda mendesak pemerintah.

‘Tidak lupa, kami sangat membutuhkan partisipasi dari dunia usaha untuk memberi masukan dan pertimbangan dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang baik. Kolaborasi antara Veolia Indonesia dan Danone-Aqua diharapkan dapat memperkuat ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular di Indonesia sekaligus menjadi kisah sukses yang kedepannya dapat mengundang investasi serupa masuk ke tanah air,” jelasnya.

Kedepan dengan mulai berproduksinya pabrik Veolia, Danone-Aqua akan menjadi perusahaan pertama yang  menggunakan hasil daur ulang.

Presiden Direktur PT. Tirta Investama (Danone-Aqua), Corine Tap, mengatakan, sebagai merek yang lahir di Indonesia, Aqua telah membagi kebaikan selama lebih dari 46 tahun untuk masyarakat dan lingkungan. Selain memberikan kesehatan melalui produknya, Danone-Aqua juga berkontribusi pada sosial dan lingkungan, termasuk untuk menciptakan Indonesia yang lebih bersih.

“Juga baru saja meluncurkan botol air pertama di Indonesia yang terbuat dari 100% PET daur ulang. Kemitraan dengan Veolia Indonesia tidak hanya membantu meningkatkan upaya daur ulang tetapi juga untuk memastikan bahwa kemasan 100% PET daur ulang kami yang inovatif akan mendapatkan pasokan bahan baku yang cukup di masa mendatang,” tandas Corine. [rea/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar