Ekbis

Usai Libur Lebaran, Harga Sembako dan Sayur-Mayur di Gresik Naik

Gresik (beritajatim.com)- Harga kebutuhan pokok dan sayur-mayur di Pasar Baru Gresik merangkak naik usai libur Lebaran. Kenaikan paling tajam terjadi pada harga bawang putih yang semula Rp 27 ribu perkilo naik menjadi Rp 40 ribu per kilonya. Hal yang sama terjadi pada harga wortel dari Rp 5 ribu perkilo naik menjadi Rp 8 ribu perkilonya.

Menurut Marlena (40) salah satu penjual sayur-mayur di Pasar Baru Gresik menuturkan, kenaikan kedua sayur-mayur terjadi sudah empat hari lalu hingga sekarang.

“Sebelum Lebaran harganya relatif stabil. Tapi, saat ini malah naik,” ujarnya, Senin (10/06/2019).

Marlena menyatakan harga bawang putih naik dua kali lipat karena pasokan barang tidak ada.

“Nggak tahu, dari sana memang tidak ada pasokannya sehingga harganya naik,” ujarnya.

Untuk harga bawang merah relatif tidak ada kenaikan. Harga perkilonya masih dikisaran Rp 35 ribu perkilo. Hal yang sama pada cabe merah yang dijual dikisaran Rp 35 ribu perkilonya.

Hal yang sama dikatakan Umiyah (21) penjual kebutuhan sembako. Menurutnya, kenaikan terjadi pada gula pasir. Dari semula Rp 12 ribu perkilo kini menjadi Rp 13 ribu perkilonya.

“Kenaikan harga gula pasir terjadi usai libur Lebaran,” ungkapnya.

Terkait dengan kenaikan harga ini, Sely (40) salah satu pembeli asal Kelurahan Tlogopatut Gresik menyatakan dirinya kaget dengan kenaikan dua kali lipat harga bawang putih.

“Saya kira usai libur Lebaran harganya turun. Tapi, kenyataannya malah naik,” ungkapnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar