Ekbis

UPZ SIG Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19 di Gresik dan Lamongan

Gresik (beritajatim.com) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyalurkan bantuan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Gresik dan Lamongan. Bantuan senilai Rp130 juta tersebut diserahkan oleh ketua UPZ SIG, Muchamad Supriyadi.

Bantuan berupa alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis berupa baju hazmat dan masker diserahkan kepada Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG), Rumah Sakit Ibnu Sina, Rumah Sakit Mubarok di Kabupaten Gresik serta Rumah Sakit Muhammadiyah Kabupaten Lamongan.

Ketua UPZ SIG, Muchamad Supriyadi mengatakan, penetapan kondisi pandemi sebagai bencana nasional oleh pemerintah telah memenuhi salah satu syarat dalam pembagian zakat. UPZ SIG memprioritaskan penyaluran bantuan kepada rumah sakit yang menjadi rujukan pemerintah dalam penanganan pasien Covid-19.

 

“Kami bekerjasama dengan Rumah Sakit Mubarok untuk mendistribusikan bantuan kepada rumah sakit lainnya di Kabupaten Gresik yang membutuhkan APD bagi tenaga medis,” ujarnya, Kamis (7/05/2020).

Kepala Departemen Komunikasi SIG, Sigit Wahono mengatakan, bantuan dalam penanganan Covid-19 yang diserahkan oleh UPZ SIG tersebut merupakan dana yang dikelola dari hasil zakat, infaq, dan sedekah karyawan SIG.

“Dalam upaya mendukung langkah Pemerintah, UPZ SIG mensinergikan program penyaluran dana UPZ untuk penanganan Covid-19 di kawasan sekitar perusahaan,” katanya.

Sementara itu, ketua Satgas Gugus Covid-19 Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG), dr. A Asriningtyas MARS mengatakan, RSSG telah melakukan berbagai langkah penyesuaian pada protokol pelayanan pada masa pandemi Covid-19 ini. Salah satunya, penggunaan alat pelindung diri bagi petugas medis maupun dokter di rumah sakit.

”Untuk memenuhi protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19, kebutuhan APD di RSSG mengalami peningkatan. Kami sangat berterima kasih dengan bantuan APD dari UPZ SIG dan berbagai pihak lain. Semoga bantuan ini dapat menjadi berkah bagi para donatur dan memberikan rasa aman bagi tenaga medis dalam melayani masyarakat,” tandasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar