Ekbis

Umroh Masih Tutup, Fauzan Berikan Peluang Baru Untuk AMPHURI

Surabaya (beritajatim.com) – 95 persen usaha travel umroh, haji dan wisata halal kini vakum. Masih ditutupnya Saudi Arabia membuat mereka harus kehilangan milyaran rupiah keuntungan perusahaan sejak Februari lalu, pemerintah Saudi Arabia mengumumkan penutupan Mekkah untuk jamaah umroh bahkan haji.

H.M Fauzan Kamil, Wakil Ketua Umum Bidang Umroh, Asosiasi Muslim Penyelenggara  Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) pusat mengakui jika ada ribuan jamaah umroh yang kita tertahan dan menunggu kebijakan dari pemerintah Saudi Arabia.

“Beberapa waktu lalu Saudi Arabia sudah mulai memberikan angin segar bagi jamaah umroh dimana kemungkinan besar umroh baru akan dilakukan pada awal robiul awal yakni pada Oktober mendatang, karena saat ini tidak ada kluster corona baru lagi disana,” beber Fauzan Kamil disela acara deklarasi pencalonannya sebagai Ketua Umum AMPHURI 2020 yang pemilihannya akan digelar di Kota Batu pada September 2020 mendatang.

Menurutnya saat ini belum ada anggota AMPHURI yang gulung tikar tetapi PR besarnya sebagai calon Ketua adalah membuat anggota tetap berdaya selama masa pandemi.

“Saya dan tim pun  meluncurkan program online sebagai wadah berjualan produk apapun. Sehingga anggota tetap punya penghasilan,” ungkapnya.

Dikatakan, AMPHURI menempatkan diri sebagai pelayan menghadapi resesi ekonomi yang dibutuhkan sinergi dan melayani. Dengan jaringan sinergi global, AMPHURI bisa melakukan kerjasama dengan travel tour dari sleuruh dunia khususnya dari Timur Tengah.

“AMPHURI memiliki Indonesia Halal Discovery (IHD). Dimana anggota AMPHURI tidak hanya membawa keluar wisatawan Indonesia ke luar negeri melainkan juga menarik wisatawan ke Indonesia. Sejumlah wisatawan dari negara  timur tengah, Mesir, Turki dan sekitar berminat mengunjungi Indonesia. Hanya saja selama ini pemerintah belum membuka kunjungan wisawatan karena pandemic covid-19,” aku Fauzan yang optimis menang karena memiliki pengalaman dan jaringan yang luas di Saudi Arabia karena kuliah dan lama tinggal disana.

Fauzan optimistis  IHD mampu menarik banyak wisatawan asing ke Indonesia sesuai konsep Halal Tpur. Sejumlah destinasi  di Jawa Barat, Jateng, DKI, Jatim, Bali, Lombok dan sejumlah daerah siap menjadi tujuan wisata.

“Di Lombok sudah disiapkan destinasi halal yakni Mandalika. Di sejumlah daerah di Indonesia juga sudah siap dengan konsep halal Tour. Namun sampai saat ini belum ada pembukaan tamu asing ke Indonesia. Semua masih menunggu keputusan pemerintah,” tandasnya.[rea]





Apa Reaksi Anda?

Komentar