Ekbis

UMKM Unggulan Pertamina Peroleh Omzet Ratusan Juta Rupiah

Surabaya (beritajatim.com) – Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal dengan industri kreatifnya. Tak heran, jumlah UMKM di sektor kerajinan dan handycraft sangat banyak, membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk dapat ikut serta dalam gelaran pameran-pameran bertema industri kreatif ini juga merupakan bentuk peranan lebih yang diambil oleh Pertamina dalam membantu pengembangan UMKM.

Enam Mitra Binaan UMKM Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus, dengan bangga menunjukkan catatan transaksi penjualan yang dilayani selama gelaran Pameran Kriya Dekranasda dan Batik Bordir Aksesoris Fair, Grand City Mall, Surabaya 4-8 Maret kemarin.

Secara total keseluruhan UMKM binaan Pertamina mencatatkan omzet penjualan sebesar Rp.177.145.000,- angka ini merupakan rekapitulasi dari transaksi yang dilakukan secara langsung di stand pameran dan juga down payment pesanan dengan permintaan khusus dari pengunjung.

Dengan keunikan masing-masing produk kerajinan handycraft yang ditampilkan oleh UMKM binaan Pertamina, diantaranya kain tenun, batik tulis, hijab lukis, aksesoris dari goni dan furniture kayu menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk singgah dan membeli produk mereka. UMKM binaan Pertamina percaya diri produknya akan selalu siap bersaing dalam gelaran serupa baik skala lokal, regional maupun mancanegara.

Catatan omzet penjualan terbesar diraih oleh Jokotole Collection (JC), datang dengan membawa produk kerajinan batik tulis khas Madura dan kembali pulang dengan hasil transaksi diatas 100 juta Rupiah. Uswatun Hasanah, founder dari JC yakin pemasaran produknya akan semakin luas dan dikenal, setelah menjadi mitra binaan Pertamina.

“Namanya usaha kecil, selain perlu dukungan modal pengembangan usaha, kami juga berterima kasih banyak kepada Pertamina dapat memfasilitasi kami para UMKM untuk memperoleh kesempatan meraih peningkatan omzet dan memperluas jejaring pemasaran melalui event pameran seperti ini,” katanya.

Bentuk pembinaan melalui event semacam ini, merupakan wujud nyata Pertamina sebagai BUMN yang turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi menengah dan masyarakat sebagaimana tertuang dalam pasal 2 UU BUMN No.19 Tahun 2003.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji mengatakan, UMKM di wilayah Jatimbalinus, akan terus didorong untuk memperluas jejaring pemasaran baik melalui event seperti ini maupun pendampingan untuk mulai persiapan menjawab tantangan pemasaran di era digital kedepannya.

“Setidaknya sebanyak tiga sampai empat kali event pameran serupa yang diikuti Pertamina MOR V setiap tahun nya, tentunya dengan tujuan dan harapan semakin lebar kesempatan UMKM binaan untuk dapat memperkenalkan produk unggulan khas yang memiliki keunikan dan mewakili daerah serta budaya nya masing-masing,” ujar Rustam.

Rustam menambahkan dengan menjadi Mitra Binaan Pertamina, akan mendapat banyak keuntungan, dengan persyaratan yang mudah dipenuhi. Untuk informasi lengkap mengenai Program Kemitraan Pertamina, dapat dilihat di website www.pertamina.com/id/PKBL dan juga melalui Call Center Pertamina 135.

Dalam gelaran rutin tahunan yang sudah kali kedelapan diikuti oleh Pertamina MOR V ini, stand UMKM binaan dari Pertamina juga memperoleh apresiasi sebagai Juara Satu kategori Penataan Stand Terbaik yang diserahkan oleh Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama, Mochammad Kushendarman, selaku penyelenggara Pameran Kriya Dekranasda dan Batik Bordir Aksesoris Fair 2020.[rea/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar