Ekbis

Susun Dermaga Apung Sementara

Uji Coba Penerbangan Pesawat Amphibi Denpasar – Giliyang

Pesawat amphibi milik Travira Air (foto : ist)

Sumenep (beritajatim.com) – Sejumlah persiapan telah dilakukan untuk menunjang pelaksanaan uji coba penerbangan pesawat amphibi Travira Air dari Denpasar – Pulau Giliyang, Sumenep.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Trunojoyo Sumenep, M. Arqodri menjelaskan, ada beberapa persiapan prasarana penunjang di dermaga Banraas yang akan digunakan untuk lokasi pendaratan.

Tim Kementerian Perhubungan melakukan survei di Pulau Giliyang (foto : ist)

“Yang paling awal tentu saja sudah kami sosialisasikan agar di area lokasi pendaratan pesawat tidak digunakan untuk melaut. Kami juga sudah menyiapkan rambu penanda jalur pendaratan,” katanya, Minggu (25/04/2021).

Pada Senin (26/04/2021), pesawat type grand caravan C-208 amphibian Travira Air dijadwalkan akan melakukan uji coba penerbangan. Berdasarkan surat pemberitahuan dari PT Travira Air, dalam uji coba penerbangan itu, pesawat amphibi dijadwalkan lepas landas dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar jam 07.00 WITA langsung landing di Pulau Giliyang. Kemudian dari Giliyang terbang menuju Bandara Trunojoyo jam 08.00 WIB. Pesawat dijadwalkan kembali ke Denpasar dari Sumenep jam 10.15 WIB.

“Kami telah menyusun dermaga apung sementara, menyambung dermaga yang ada. Selain itu, kami juga telah memasang indikator arah dan kecepatan angin,” terang Qodri.

Penerbangan tersebut merupakan penerbangan wisata untuk mempermudah para wisatawan di Bali yang ingin mengunjungi Pulau Giliyang menggunakan transportasi udara.

“Sasarannya nanti tentu saja wisatawan yang ingin menikmati kemurnian oksigen di Pulau Giliyang. Karena seperti yang kita tahu, oksigen di Pulau Giliyang ini terbaik kedua di dunia setelah Yordania,” paparnya. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar