Ekbis

Tunaiku Bikin Amar Bank Raih Indonesia Best Bank Award 2019

Surabaya (beritajatim.com) – Amar Bank, dengan produk unggulannya Tunaiku, menerima dua penghargaan sekaligus pada ajang Indonesia Best Bank Award 2019, yang diadakan di Balai Kartini. Penghargaan ini merupakan penghargaan kedua dari Warta Ekonomi setelah tahun 2018 menerima penghargaan dengan kategori yang sama.

Penghargaan Indonesia Best Bank Award 2019 dari Warta Ekonomi diterima langsung oleh Eka Banyuaji, Head of Business Banking Amar Bank untuk kategori Bank Berpredikat “Sehat” pada kategori BUKU 1 dengan aset di bawah Rp2 triliun dan Sendy Dea, Head of Jakarta Branch Office Amar Bank menerima penghargaan untuk kategori Bank berprospek sangat baik dengan peningkatan menjadi BUKU 2. Penghargaan ini membuktikan bahwa Amar Bank memiliki kinerja perbankan yang optimal sehingga memiliki kondisi Bank dengan predikat sehat.

Head of Business Banking Amar Bank Eka Banyuaji setelah menerima penghargaan mengungkapkan, penghargaan dari Warta Ekonomi melalui ajang Indonesia Best Bank Award ini merupakan yang kedua kalinya. Namun kali ini Amar Bank berhasil menerima dua penghargaan sekaligus untuk kategori Bank Buku 1 dengan aset di bawah Rp2 triliun & Bank berprospek sangat baik dengan peningkatan menjadi BUKU 2.

“Kami patut berbangga, karena penghargaan ini diberikan melalui beberapa aspek penilaian, yaitu peningkatan aset, kredit, dan funding. Di mana Amar Bank dalam kurun waktu lima tahun dapat tumbuh dengan sangat baik,” jelasnya.

Berdasarkan Laporan Profil Industri Perbankan, kinerja industri perbankan selama 2018 mengalami pertumbuhan yang cukup baik dengan total aset bank umum tumbuh sebesar 10,43% pada periode Januari hingga Desember 2018. Sedangkan untuk Bank Syariah, total aset pada periode yang sama tumbuh sebesar 15,24%, dan untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebesar 7,79%. Untuk Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh Bank Umum tumbuh sebesar 7,68%, dan dana yang berhasil disalurkan sebesar 14,61%.

Suminto, Staff Ahli Menteri Keuangan Bidang Makro ekonomi dan Keuangan Internasional pada saat memberikan paparan mengungkapkan, Kondisi neraca perdagangan sudah mengalami surplus pada Oktober 2019, membaik dari bulan sebelumnya yang mengalami defisit. Demikian juga dengan net ekspor yang sudah mulai positif pada triwulan III tahun 2019, seiring dengan perbaikan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang didorong oleh penurunan defisit transaksi berjalan dan peningkatan surplus transaksi modal dan finansial.

“Angka inflasi juga relatif masih terjaga sementara ketahanan industri perbankan tetap kuat tercermin dari rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 23.3% dan rasio kredit bermasalah (NPL gross) berada pada 2.6% per September 2019,” ungkap Suminto.

Eka Banyuaji mengungkapkan, pertumbuhan yang baik di industri perbankan secara nasional tentunya memberikan dampak positif juga bagi Amar Bank. Amar Bank terus mencatatkan pertumbuhan positif setiap tahunnya, di mana total asset kami tumbuh sebesar 178% dari Desember 2018 sebesar Rp1,8 triliun yang meningkat sebesar Rp3,2 triliun pada Oktober 2019.

Dana Pihak Ketiga pun mengalami peningkatan sebesar 170% per Oktober 2019 (yoy). Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Amar Bank yang semakin besar. Sementara itu, untuk Tunaiku sendiri telah menyalurkan dana sebesar 3 triliun rupiah kepada lebih dari 300,000 nasabah

“Dengan diberikannya penghargaan ini, kami berharap dapat terus meningkatkan pertumbuhan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya yang belum terjangkau oleh layanan Bank,” tandasnya. [rea/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar