Ekbis

Transisi New Normal, Kedai Ketan Punel Terapkan Protokol Kesehatan

Surabaya (beritajatim.com) – Usai PSBB resmi dihentikan, pelaku usaha menengah kembali membuka usahanya. Salah satunya kedai ketan punel di kawasan Raya Darmo Surabaya.

Hampir empat bulan kedai yang berada di kawasan tengah kota ini terkena imbas pyshical distancing dan PSBB yang membuat sang pemilik menutup kedainya.

Kini ia kembali buka dengan lebih ketat sesuai dengan anjuran Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan dan juga menerapkan pyshical distancing di kedainya.

Wahyu Jempol, sang pemilik kedai mengatakan jika pegawainya menggunakan APD lengkap seperti masker, sarung tagan dan face shield. Sedangkan untuk pembeli tempat duduk pun diberi jarak dan diberi batasan waktu untuk membeli di tempat hanya 45 menit.

“Kita buka hari ini (Jumat), sesuai dengan yang sudah ada di Perwali. yakni pegawai kami menggunakan masker, sarung tangan yang biasa dipakai untuk dokter dan face shield,” ungkap Jempol.

Bahkan yang menarik, di kedai punel akan diberi tirai plastik untuk pembatas kasir dan plastik antara penjual dan pembeli. Selain itu, di setiap sudut kedai akan dipasang poster imbauan tentang waspada Covid-19.

“Kedai kami pasangi tirai plastik untuk pembatas kasir dengan pembeli. Juga plastik pemrmbatas untuk yang jualin ketan dengan pembeli. Selain itu kami juga sediakan tempat cuci tangan, hand sanitezer, sabun cuci tangan,” imbunya.

Kedai ketan punel selama masa transisi new normal ini tidak membatasi jam buka, kedai tetap buka pada pukul 17.00 hingga 23.00 dan tidak menaikkan harga ketan. [way/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar