Ekbis

Tokopedia dan Muslimat NU Jatim Sinergi Dorong Ekonomi Digital Umat

Surabaya – Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, mengumumkan kemitraan strategis dengan organisasi kemasyarakatan Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) Jawa Timur.

Kemitraan Tokopedia dilakukan Jumat 6 September 2019 lalu di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, Surabaya

Dalam memperkukuh kemitraan tersebut, perwakilan dari Tokopedia dan Muslimat NU Jawa Timur menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan untuk mengembangkan ekonomi digital puluhan ribu umat Muslimat NU Jawa Timur demi
mengakselerasi terwujudnya pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia.

Astri Wahyuni, Vice President of Public Policy and Government Relations Tokopedia mengatakan bahwa kemitraan strategis ini merupakan langkah awal kedua belah pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi umat di Jawa Timur secara digital.

“Sebagai Super Ecosystem, Tokopedia selalu bekerja sama dengan para mitra strategis dalam hal ini Muslimat NU Jawa Timur untuk menjadi katalisator pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia dengan memungkinkan masyarakat
Indonesia, tidak terkecuali umat yang tergabung dalam Muslimat NU Jawa Timur, menemukan dan memulai apapun termasuk membangun bisnis melalui pemanfaatan teknologi,” ucap Astri dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi beritajatim.com, Senin (9/9/2019).

Dalam kesepakatan bersama ini, Tokopedia dan Muslimat NU Jawa Timur menyepakati beberapa poin yang terangkum dalam Program Pengembangan Umat.

Poin-poin tersebut antara lain, pertama, Tokopedia akan membantu mendampingi kegiatan pemasaran hasil kegiatan ekonomi umat, mulai dari makanan hingga minuman.

Nantinya mereka akan dibantu untuk memasarkan barang produksinya melalui platform Tokopedia.

Hal ini diharapkan dapat memperluas cakupan penjualan melalui Tokopedia, yang telah memiliki 90 juta pengguna aktif bulanan dan telah menjangkau lebih dari 97 persen kecamatan di Indonesia.

Kedua, Tokopedia membantu mengembangkan usaha kecil, seperti warung kelontong, agar juga dapat berkontribusi terhadap perekonomian digital Indonesia.

Astri mengungkapkan bahwa para pegiat UMKM, salah satunya pemilik warung kelontong, merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang mampu memberikan kontribusi lebih dari 60 persen dari pendapatan negara.

“Maka keberadaan dan perkembangan UMKM di Indonesia perlu terus didukung. Tokopedia melalui aplikasi ringan berukuran 2 MB ‘Mitra Tokopedia’ berkomitmen mempermudah pemilik warung kelontong, kios, usaha individu dan sejenisnya untuk berjualan produk digital seperti paket data, token listrik, BPJS dan lainnya, serta memungkinkan mereka melakukan stok ulang (restock) barang dagangan di toko offline-nya dengan lebih mudah dan efisien.

Hal ini diharapkan dapat membantu pemilik usaha kecil mendapatkan keuntungan yang lebih baik sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian digital Indonesia,” lanjut Astri.

Poin terakhir dalam nota kesepahaman ini adalah sosialisasi produk keuangan berbasis syariah yang tersedia dalam platform Tokopedia, seperti Zakat, Reksa Dana Syariah dan Tokopedia Emas Syariah.

Produk keuangan yang ditawarkan Tokopedia dapat menjadi pilihan yang baik bagi umat untuk menabung, berinvestasi serta menunaikan kewajiban untuk membayarkan zakat.

Selain mempermudah kehidupan mereka, hal ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran serta inklusi keuangan masyarakat.

Menanggapi kemitraan strategis ini, Dra. Hj. Masruroh Wahid, M.Si., Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama Jawa Timur menyambut baik kerja sama dengan Tokopedia.

“Melalui pemanfaatan teknologi untuk membantu memberdayakan lebih dari 24 ribu anggota Muslimat NU,” tandas Hj Masruroh.

Muslimat NU menyadari bahwa zaman semakin berkembang dan tidak dapat dipungkiri bahwa semua hal kini telah menjadi serba teknologi digital.

“Bersama Tokopedia, kami berharap Program Pengembangan Umat nantinya dapat membantu umat untuk ikut memanfaatkan perkembangan teknologi agar tetap bersaing di era modern dan berkontribusi lebih kepada ekonomi umat di Indonesia, sesuai dengan Islam rahmatan lil ‘alamin dan iradah untuk terus berkembang.”tambahnya.

Hingga saat ini, Tokopedia telah menghadirkan beberapa inisiasi dengan berbagai pihak untuk mendorong perkembangan UMKM di Jawa Timur melalui pemanfaatan teknologi.

Sebelumnya, Tokopedia juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendukung program
Jatim Cetar (cepat, efektif dan efisien, tanggap dan responsif) di lingkup ekonomi digital dan pelayanan
publik.

Salah satu program yang diusung adalah pelatihan dan pemasaran hasil produksi ‘One Pesantren One Product’ (OPOP).[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar