Ekbis

Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat, PG Bangun Dermaga Baru Senilai Rp 300 M

Gresik (beritajatim.com) – Untuk meningkatkan kapasitas bongkar muat serta mendukung pendistribusian produk, baik pupuk maupun non pupuk, Petrokimia Gresik membangun dermaga baru senilai Rp 300 miliar. Dermaga baru, atau dermaga C tersebut memiliki kapasitas bongkar muat 1,5 juta ton pertahun.

Dirut PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menuturkan, dermaga ini dibangun untuk mendukung aktivitas bongkar muat, utamanya produk gypsum dari PT Petro Jordan Abadi (PJA) dan Pabrik Asam Fosfat II Petrokimia Gresik yang telah berproduksi.

“Untuk pengerjaannya kami menggandeng PT Adhi Karya selaku kontraktor dan mulai dikerjakan pada tanggal 16 Desember 2017 hingga 9 Desember 2019, atau 720 hari kalender. Dermaga C dibangun dengan dimensi 432 meter x 27 meter,” tuturnya, Sabtu (28/12/2019).

Dermaga C yang dibangun Petrokimia Gresik merupakan proyek pengembangan yang telah ditetapkan dalam Rencana Jangka Panjang (RJP) perusahaan, yaitu sebagai salah satu jawaban Petrokimia Gresik atas tantangan di masa mendatang. Terutama untuk mengatasi kepadatan bongkar muat sekaligus mengurangi waktu tunggu sandar kapal (dwelling time) di pelabuhan utama Petrokimia Gresik.

“Keberadaan dermaga tersebut merupakan langkah strategis demi keberlangsungan bisnis Petrokimia Gresik dalam menyediakan dan mendistribusikan produk, baik pupuk maupun non pupuk, untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkap Rahmad Pribadi.

Keberadaan dermaga C menjadi semakin vital lantaran dalam program transformasi bisnis, penjualan ekspor menjadi salah satu prioritas kinerja perusahaan. Sehingga, dermaga C adalah wujud komitmen perusahaan menyongsong target sebagai market leader dan dominant player untuk mendukung sektor agroindustri.

Dengan beroperasinya dermaga ini, maka Petrokimia Gresik total memiliki empat dermaga yang seluruhnya berada di Gresik, yaitu pelabuhan utama atau Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), dermaga batu bara, construction jetty, dan Dermaga C, dengan total kapasitas bongkar-muat mencapai 9 juta ton per tahun.

“Pengembangan pelabuhan ini sangat penting, mengingat kapasitas produksi Petrokimia Gresik terus meningkat, dimana saat ini telah mencapai 8,9 juta ton per tahun, dan masih akan terus bertambah setiap tahunnya,” pungkas Rahmad Pribadi. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar