Iklan Banner Sukun
Ekbis

Tiket Wisata Watu Ulo, Papuma, Patemon, Rembangan Jember Digratiskan

Jember (beritajatim.com) – Tiket masuk destinasi wisata Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma), Watu Ulo, pemandian Patemon, dan agrowisata Rembangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, digratiskan. Salah satu upaya untuk membangkitkan perekonomian setelah pandemi Covid-19 melandai.

Pantai Watu Ulo, pemandian Patemon, dan agrowisata Rembangan yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kabupaten Jember akan digratiskan pada 4-18 Mei 2022. Sementara Papuma yang berada di bawah pengelolaan Perhutani akan digratiskan pada 4-10 Mei 2022, sebagaimana surat tertanggal 28 April 2022 yang ditandatangani Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro.

“Harapannya animo masyarakat untuk berwisata tumbuh kembali. Kalau tumbuh kembali, akan membuat market place-market place baru. Salah satu contoh market place akan muncul di sepanjang jalur kota Ambulu sampai ke Watu Ulo. Sepanjang jalan itu insya Allah crowded, dan akan terjadi transaksi ekonomi, termasuk di dalam Watu Ulo dan Papuma,” kata Bupati Hendy Siswanto, saat meninjau lokasi Papuma, Sabtu (30/4/2022).

“Wes wayahe sekarang ini Jember harus menggeliat. Dengan digratiskan, akan tumbuh spirit usaha mikro kecil menengah dan semangat masyarakat untuk berwisata,” kata Hendy.

Hendy menegaskan, destinasi wisata pantai seharusnya gratis. “Pantai mana saja di Bali dan di dunia gratis semua, tidak ada yang bayar. Jadi kalau kita mau memungut tidak harus pakai tiket. Ada cara-cara lain yang bisa untuk memberikan kontribusi terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan perusahaan-perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) tanpa pakai tiket (masuk),” katanya.

Hendy ingin menunjukkan, bahwa dengan penggratisan tiket masuk, pertumbuhan sebuah destinasi wisata lebih cepat. “Justru pendapatannya lebih banyak. Kita bisa punguta dari banyak cara, salah satunya pajak, kuliner,” katanya.

Mengantisipasi insiden kecelakaan di lokasi-lokasi wisata alam tersebut, Pemkab Jember sudah berkoordinasi dengan para relawan kebencanaan. “Kami minta bantuan dari semuanya. Polres, TNI, Polairud, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), PMI, semua ikut serta dalam pengamanan. Tentu semua besok pasti ramai dan pengunjung akan banyak yang datang. Ada beberapa spot yang kami pasang rambu peringatan dan orang yang berjaga di sana,” kata Hendy. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar