Ekbis

Tidak Terdampak Pandemi, Permintaan Jeruk Pamelo Magetan Terus Meningkat

Titik Wahyuni menunjukkan buah jeruk siap panen di kebun miliknya di RT 31 RW1 Desa Pojoksari, Sukomoro, Magetan, Kamis (11/2/2021).(Foto/Ade Mas Satrio Gunawan).

Magetan (beritajatim.com) – Selama pandemi Covid-19 permintaan jeruk pamelo di Desa Pojoksari, Sukomoro, Magetan meningkat tajam. Untuk permintaan konsumsi tiap harinya meningkat hampir dua kali lipat dari tahun – tahun sebelumnya.

“Permintaan meningkat karena kandungan vitamin C dalam satu buah jeruk pamelo mencapai 116 miligram. Sehingga, bisa mencukupi kebutuhan harian vitamin C dikala pandemi,” kata Titik Wahyuni petani jeruk pamelo kepada beritajatim.com, Kamis (11/2/2021).

Harganya meningkat dua kali lipat dari sebelumnya per buah hanya dihargai antara 5rb sampai 7rb per buah. Harga jeruk pamelo kini mengalami kenaikan dari Rp 8rb per buah sampai 15rb buah.

Di kebunnya yang seluas sekitar 200 meter persegi terdapat puluhan batang jeruk dengan empat macam varian yakni Sri nyonya, Adas, Bali Putih, dan Bali merah. Belakangan jeruknya diminati pedagang buah asal Malang, Indramayu, Sragen, Surabaya, dan Pati. Kiriman ke malang bisa mencapai 1.500 buah.

“Sementara, untuk daerah Jateng dan Jabar bisa mencapai 4.500 hingga 5.000 buah. Tidak semua buah kami kirim, hanya yang grade A, B, dan C saja,” ujarnya.

Kategori tersebut dipilah berdasarkan ukuran buah. Dari A yang paling besar dan C yang paling kecil. Dan kalau ada yang lebih kecil lagi biasa dia titipkan pada pedagang etek atau pedagang sayur keliling. Sementara, untuk yang jenis super hanya sebagian warga saja yang memiliki.

“Jenis – jenisnya pun juga memberikan cita rasa yang berbeda. Untuk Sri Nyonya agak asam, kalau adas ada rasa getirnya, untuk bali putih dan bali merah cenderung manis,” katanya.

Tentu saja ini menjadi berkah tersendiri bagi para petani jeruk pamelo, di sisi lain banyak yang merugi justru selama masa pagebluk Covid-19 harga pasaran jeruk pamelo membaik.

“Alhamdulillah mas, kita tidak terdampak harga justru membaik. Semoga pandemi ini cepat berlalu,” pungkasnya. [asg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar