Ekbis

Teten Sebut Sebagian Perizinan UMKM Ada di Pemerintah Daerah

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Malang, beberapa waktu lalu

Jakarta (beritajatim.com) – Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkapkan 53% warga menilai sulit mengurus izin untuk mendirikan usaha kecil menengah (UKM), sementara 48% warga menilai UKM sulit mendapatkan modal usaha.

Menanggapi surve tersebut Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki menilai, secara garis besar hasil survei ini hendak menguatkan pentingnya RUU Cipta Kerja dalam menjawab tantangan sosial-ekonomi. Salah satunya menyelesaikan masalah UMKM terkait perijinan dan pembiayaan.

“Hasil survey ini sangat berguna untuk memperbaiki prosedur perizinan dan akses pembiayaan,” kata Teten, Rabu (1/7/2020).

Terkait perizinan UMKM, Teten menjelaskan, tidak berada di Kementerian Koperasi dan UMKM. Menurutnya, izin ada sebagian di pemerintah daerah, ada OSS (Online Single submission) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan ada juga izin edar di BPOM.

Meski begitu, dia akan tetap menindaklanjuti hasil survei yang menemukan bahwa Pulau Kalimantan, Maluku-Papua, Sumatera, Bali-Nusa Tenggara masuk kategori paling sulit mengakses perijinan. “Kita lakukan pendampingan lebih bersama pemerintah daerahnya,” ujar Teten.

Dia menambahkan, hasil survei juga menyebut kelompok petani, nelayan, peternak adalah diantara kelompok masyarakat yang paling sulit mendapatkan perijinan. Teten menyebut, hal Ini sudah diantisipasi dengan memberikan prioritas pembentukan. koperasi pangan di perdesaan.

Adapun terkait pembiayaan, Teten mengatakan, pihaknya sudah lakukan koordinasi untuk memastikan tiap UMKM semakin mudah mengakses pembiayaan. Kementerian Koperasi dan UMKM juga telah sinergi hotline untuk masalah pembiayaan dengan bank pelaksana. Teten juga memastikan pihaknya telah turun ke pasar, koperasi dan pelaku UMKM untuk mengecek apakah penyakuran berjalan atau tidak.

“Kami juga sinergi dengan Kementerian/Lembaga. Dan hal paling penting adalah memperkaya literasi pembiyaan UMKM,” kata Teten. [hen/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar