Ekbis

Telkom Kembangkan Platform Digital Untuk Pemasaran Produk UMKM

Surabaya (beritajatim.com) – Ditengah pandemi banyak UMKM yang terdampak, namun PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk justru memberikan kepercayaan pada UMKM binaannya dengan memberikan dana bergulir lebih besar lagi.
Salah satu adalah owner Diah Cokies, Diah Arfianti dan Muhammad Taufiq , yang sudah menjadi UMKM binaan Telkom sejak 2012 lalu. Diawal Diah mendapat pinjaman RP 15 juta dan itu dibelanjakan untuk bahan-bahan kue. Lalu di 2019, Diah Cokies mendapat suntikan dana pinjaman dari Telkom sebesar Rp 75 juta.
“Tahun ini ditengah pandemi kami masih bisa mengembangkan penjualan melalui sosial serta toko online. Dan kini kami dipercaya memperbesar usaha dengan 20 orang karyawan dan mendapat bantuan pinjaman dana dari Telkom sebesar Rp 200 juta,” beber Diah yang kini setiap bulannya bisa menjual ribuan toples kue kering berbagai varian.
Hal ini pun diamini oleh Suhartono, VP Sinergi PT Telkom Indonesia, dimana saat ini bantuan untuk UMKM tak hanya dilakukan dengan menggelontor berbagai program CSR melainkan juga platform online bernama Padi UMKM pun sudah dikembangkan.
Suhartono menegaskan platform digital ini mewadahi para UMKM yang menjual produk mereka diberbagai e-commerce. Tujuannya lebih mudah dalam manajemen stok barang hingga penjualan barang UMKM.
“Jadi kami bukan pesaingnya e-commerce melainkan agregator untuk UMKM,” tegasnya.
Dikatakan, Padi UMKM dikembangkan sejak 2019 lalu dengan konsep mempertemukan UMKM dengan buyer. Dan buyernya adalah BUMN. Awalnya hanya 9 BUMN yang bergabung, namun kini sudah ada 56 BUMN yang bergabunv sebagai pembeli.
“Dan kini kami sudah memiliki 4.600 UMKM yang menawarkan berbagai jenis produk. Dan penjualan tertinggi adalah elektronik dan jasa kontruksi,” terangnya.
Nilai transaksi yang bergulir pun tidak sedikit, sejak awal tahun saja nilai transaksi antara UMKM dan BUMN sudah mencapai Rp 4 triliun.
“Kami ingin mengembangkan digital platform yang bermanfaat bagi UMKM yang merupakan penopang riil perekonomian Indonesia. Dengan tagline “Digital Bisa” kami akan terus menghadirkan terobosan digital baru untuk masyarakat,” tandasnya.[rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar